Di Tengah Teror Corona, Brio Masih Jadi Jago Penjualan Honda

Di Tengah Teror Corona, Brio Masih Jadi Jago Penjualan Honda
Ilustrasi, Honda Brio RS yang telah dimodifikasi ringan- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Wabah virus corona yang mendera Indonesia telah menyebabkan penjualan mobil yang dijajakan sejumlah agen pemegang merek ambyar, termasuk merek Honda yang dipasarkan PT Honda Prospect Motor (HPM). Sepanjang bulan April penjualan mobi merek berlambang huruf “H” itu disebut hanya 1.855 unit atau ambrol hingga 82% dibanding bulan yang sama tahun 2019.

“Memang berat di bulan April ini, pencapaian ritel kami turun 82% dibandingkan dengan April tahun lalu, (selama April tahun 2020 ini) hanya mencapai 1.855 unit,” ungkap Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy dalam konferensi virtual, di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Tak hanya ritel, penjualan ke diler (wholesales) juga remuk. Bahkan, anjoknya penjualan ke diler itu lebih dalam yakni 90% atau hanya sebanyak 1.183 unit.

Ilustrasi, tampilan belakang Honda All New Brio Satya – dok.Motoris

Namun, catatan menarik dari penjualan itu adalah, masih bertahannya Honda Bri0 – yang terdiri dari Honda Brio RS dan Brio Satya – sebagai penyumbang penjualan terbesar. Seperti dikatakan Billy, dari 1.855 unit mobi Honda yang terjual langsung ke konsumen di bulan keempat itu, separuh lebih atau 966 unit di antaranya merupakan Honda Brio.

“(Porsi penjualan) paling besar Brio, dengan penjualan ritel 966 unit, setengah lebih. Jika melihat data, 70% market itu wilayah yang terkena PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar, sehingga aktifitas penjualan sagat terbatas),” ujar Billy.

Sementara itu, data yang dihimpun Gabugan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang Januari – Maret penjualan ke diler (wholesales) Honda Brio ( Brio RS dan Brio Satya) tercatat sebanyak 17.075 unit. Jumlah itu terdiri dari penjualan Honda Brio RS sebanyak 4.353 unit, dan Brio Satya 12.722 unit.

Ilustrasi, LCGC Honda Brio Satya yang beberapa waktu lalu ditawarkan dengan uang muka Rp 15 juta – dok.Motoris

Jika ditelisik, penjualan bulan keduanya juga relatif stabil. Tercatat, wholesales Honda Brio RS sepanjang Januari sebanyak 1.612 unit, Februari 1.459 unit, dan Maret 1.282 unit.

Sedangkan Honda Brio Satya pada bulan pertama atau Januari terjual ke diler sebanyak 4.427 unit. Sepanjang Februari 4.156 unit, dan selama Maret 4.139 unit.

Data internal PT HPM menunjukan, penjualan ritel mobil Honda di sepanjang Januari – April kemarin sebanyak 37.033 unit. Jumlah merosot tajam dbading penjualan di periode sama tahun 2019 yang masih sebanyak 50.457 unit. (Lut/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS