Fernando Alonso dan Marc Coma Tes Toyota Hilux Anyar

Fernando Alonso dan Marc Coma Tes Toyota Hilux Anyar
Fernando Alonso di depan Toyota Hilux versi anyar - dok.Toyota.co.uk

London, Motoris – Langkah Toyota Motor Corporation (Toyota) untuk menggelontorkan versi baru pikap Toyota Hilux tidaklah main-main. Pabrikan mobil asal Jepang ini bahkan mendaulat pembalap Formula 1 yang juga juara reli Dakar lima kali, Fernando Alonso untuk melakukan tes di lintasan off-road.

Seperti dilaporkan laman Autocar dan Autoworld Dergisi, Senin (1/6/2020) Alonso yang didampingi co-driver Marc Coma telah menguji Toyota Gazoo Racing Hilux spec-raid itu hingga batas kemampuan maksimal mobil tersebut. Meski laporan yang dilansir laman resmi Toyota UK, tak merinci data hasil tes yang dilakukan dua pembalap kondang tersebut.

Informasi yang tersaji – baik yang menyangkut ubahan di bagian eksterior maupun interior pikap tersebut – pun masih minim. Maklum, Hilux yang dijajal Alonso dan Coma itu terbungkus rapat kamuflase saat diuji.

Meski, ada beberapa bagian yang terlihat yang menunjukan ada penyegaran tampilan pada pikap pesaing berat Nissan Navara itu. Ubahan diduga kuat terjadi di gril depan yang dirancang ulang dan mirip gril yang digunakan Yaris, Highlander, dan Toyota RAV4 terbaru.

Toyota Hilux terbaru saat dites Fernando Alonso – dok.Toyota.co.uk

Lampu depan yang lebih ramping dibanding lampu utama Hilux versi yang ada saat ini juga menunjukan ubahan yang dilakukan. Begitu pula tata letak ventilasi pendingin yang terlihat ditata ulang.

Namun, selain ubahan fisik dari versi lawas, perbedaan yang paling mencolok adalah hadirnya varian mesin baru, yakni mesin diesel 2.8 liter empat silinder. Sebagai catatan, Hilux model yang dijajakan di pasar dunia saat ini bermesin diesel 2.4 liter.

Kabarnya, seiring dengan hadirnya mesin baru itu, Toyota juga melakukan penyempurnaan pada sistem suspensi.“Tujuannya untuk mempertahankan reputasi Hilux sebagai pikap dengan kualitas, daya tahan, dan keandalan kelas dunia,” klaim Toyota Inggris.

Peran Alonso dalam mengetes raid reli Toyota Hilux itu sangat penting. Karena kendaraan pikap medium itu disiapkan oleh Gazoo Racing untuk reli 2020. “Hilux merupakan ikon dan saya selalu menjadi penggemar. Jadi sangat bagus menguji Hilux baru di lingkungan yang menantang dan menggebernya hingga batas maksimal kemampuannya. Mesin baru luar biasa dan suspensi baru terasa hebat,” kata Alonso.

Fernando Alonso setelah mengetes jalan Toyota Hilux – dok.Toyota.co.uk

Alonso adalah juara balap ketahanan Le Mans 24 Jam dua kali. Dia juga tercatat sebagai juara bertahan FIA World Endurance Championship bersama Toyota Gazoo Racing. Selain itu pembalap kelahiran Oveido, Spanyol, 29 Juli 1981 itu dua kali menjadi Juara Dunia Formula 1 dan pemenang 24 Jam Daytona.

Sedangkan Coma merupakan pemenang Dakar Rally lima kali di kelas sepeda motor dan enam kali Juara Dunia RIM Cross-Country RIM. Seperti halnya Alonso, Coma merupakan pembalap asal Spanyol.

Pria berusia 43 tahun itu, tercatat menjadi pemenang di Dakar Rally pada tahun 2006, 2009, 2011, 2014, dantahun 2015. Semua kemenangan tersebut dia catatkan dengan mengendarai sepeda motor KTM.

Selain itu, pria kelahiran Avia, Spanyol 7 Oktober 1976 ini juga telah memenangi enam kali Kejuaraan Dunia RIM Cross-Country Rallies. Namun, sejak tahun 2015  dia didapuk sebagai direktur balapan di Reli Dakar. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This