MG HS Disebut Meluncur ke RI, di Cina Penjualannya Segini

MG HS Disebut Meluncur ke RI, di Cina Penjualannya Segini
SUV MG HS - dok.Bangkok Post

Jakarta, Motoris – Setelah Selasa (24/3/2020) lalu, meluncurkan SUV pertamanya di Indonesia yakni MG ZS, kini Morris Garage (MG) – merek asal Inggris yang sejak 2007 dimiliki SAIC Motor Cororation Limited – kembali akan meluncurkan SUV, yakni MG HS. Namun, soal waktu peluncuran masih dirahasiakan.

Kabar itu terungkap dari pernyataan Marketing and PR Director MG Motor Indonesia – yang merupakan agen pemegang merek MG di Indonesia – Arief Syarifudin, saat berbincang dengan media secara virtual, di Jakarta, Selasa (23/6/2020). Dia mengisyaratkan kemungkinan besar MG HS digelontorkan ke pasar Indonesia.

“Kami akan ada kejutan bagi konsumen. Kami belum bisa pastikan kapan (peluncurannya), tapi mungkin sebentar lagi,” kata Arief.

MG HS merupakan SUV medium yang diluncurkan pertama kali di Cina di hajatan Beijing Auto Show 2018. Dia ditawarkan dalam dua varian yakni bermesin 1.5 liter turbo yang bertenaga 169 hp dan 2.0 liter turbo yang menyemburkan tenaga hingga 231 hp. Keduanya dilengkapi transmisi Twin Clutch Sportronic Transmission (TST) 7 tingkat percepatan.

SUV MG HS – dok.Autocar

Di Negeri Tirai Bambu itu, sepanjang Januari – Mei ini cukup stabil. Seperti dilaporkan Car Sales Base, belum lama ini, sepanjang Januari MG HS terjual sebanyak 3.530 unit, Februari 1.537 unit, Maret 2.236 unit, April 3.999 unit, serta Mei 4.802 unit.

Sepanjang tahun 2019, penjualannya juga cukup ciamik. Sepanjang Januari terjual 2.838 unit, Februari 1.324 unit, Maret 740 unit, Mei 3.007 unit, dan Juni 4.084 unit. Kemudian Juli terjual 6.607 unit, Agustus 8.8320 unit, September 730 unit, Oktober 1.049 unit, November 3.679 unit, dan Desember 7.187 unit.

Selain di Cina, SUV ini juga dipasarkan di Thailand dan Brunei Darussalam. Di Brunei peluncuran dilakukan pada Januari 2020.

Sejarah MG
Sekadar catatan, MG merupakan perusahaan yang berdiri di Inggris pada tahun 1924. Namun, pada tahun 2005, pabrikan ini mengalami kesulitan keuangan, bahkan setelah beberapa investor berusaha untuk mengambil alih.

Pada tahun itu, SAIC Motor bersaing ketat dengan Nanjing Automobile – perusahaan satu negara dengannya, mengajukan penawaran untuk membeli MG Motor. SAIC kalah dalam penawaran tersebut.

Logo SAIC – dok.VCG via China Daily News

Kondisi berbalik pada tahun 2007, Nanjing Automobile – yang telah memiliki MG Motor – diakuisisi oleh SAIC yang merupakan perusahaan pelat merah (BUMN) pemerintah Cina itu. Alhasil, merger dua perusahaan itu menjadikan MG Motor yang mayoritas sahamnya telah dibeli Nanjing Automobile juga berada di bawah naungan SAIC Motor Corporation Limited. (Fer/Ara)

.

CATEGORIES
TAGS
Share This