Versi Baru Diisukan Segera Meluncur, Begini Kinerja Penjualan Innova

Versi Baru Diisukan Segera Meluncur, Begini Kinerja Penjualan Innova
Toyota Innova versi baru atau facelift - dok.Istimewa via Pinterest

Jakarta, Motoris – Isu medium MPV Toyota Kijang Innova versi baru (penyegaran) di Indonesia bakal meluncur kembali mencuat seiring dengan masa transisi sosial dari tanggap darurat wabah corona ke era new normal, karena di masa ini sektor industri juga diharapkan memacu diri. Bahkan, peluncuran disebut-sebut tak lama lagi, sebelum masa akhir tahun ini.

“Di masa transisi menuju new normal ini memang tantangan masih berat, karena sektor otomotif juga tidak berdiri sendiri, tetapi juga tergantung sektor-sektor lain. Sementara, sektor-sektor lain yang terkait dengan sektor otomotif tersebut juga terkena dampak Covid-19 (wabah virus corona), Tetapi, saat ini teman-teman APM (Agen Pemegang Merek) sudah mulai mencoba bangkit. Memang, perlu ada trigger (pemicu) market, dengan model baru. Ya mungkin Toyota, Mitsubishi juga, dan lainnya sudah menyiapkannya. Ya mungkin di Juli dan Agustus ini ada beberapa yang baru (model baru maupun versi penyegaran) yang informasinya akan diluncurkan,” papar kolega Motoris di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat dihubungi, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Sementara, jika dilihat dari siklus masa edar di pasar, di antara model-model yang disodorkan PT Toyota Astra Motor (TAM) saat ini, Toyota Kijang Innova merupakan model yang sudah memasuki lima tahun. Versi paling gres MPV ini disodorkan ke pasar terakhir kali pada tahun 2017 2015 melalui Toyota Kijang Innova Reborn, dan pada tahun 2017 versi tertingginya, yakni Venturer melenggang ke pasar, sehingga pas jika disodorkan versi anyarnya.

Toyota All New Kijang Innova versi yang ada di pasar saat ini- dok.Motoris

Lantas, apakah model yang bakal digelontorkan Toyota Indonesia itu MPV Toyota Kijang Innova versi anyar? Interactive Communication Department Head PT TAM, Dimas Ibrahim Azka masih enggan memastikannya. Menurut Dimas, TAM secara rutin mempelajari perkembangan pasar di seluruh model, sekaligus pencapaian perkembangan kinerja model-model tersebut.

Setidaknya, untuk “merawat” kinerja model-model yang bersangkutan, meski dia tak bersedia menyebutkan model-model yang kini dalam daftar pertimbangan tersebut. Tak terkecuali soal Toyota Kijang Innova.

“Sampai sekarang, masih belum direncanakan (jadwal peluncuran, Toyota Kijang Innova). Masih dipelajari, market-nya seperti apa,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Tetapi, yang pasti, Dimas menegaskan Innova merupakan salah satu model Toyota di Indonesia yang mencatatkan kinerja penjualan yang sehat. Baik ke konsumen (ritel) maupun ke diler (wholesales).

Tampilan belakang Toyota Kijang Innova versi yang ada di pasar saat ini – dok.Motoris

“Secara ritel maupun wholesales Innova merupakan yang terlaris ketiga setelah Toyota Avanza, Rush. Bahkan di (daftar) total penjualan (secara) nasional, Innova termasuk dalam 10 besar,” kata dia.

Data yang dihimpun Gaikindo menunjukan, sepanjang Januari – Mei lalu, MPV medium ini membukukan penjualan sebanyak 13.344 unit. Jumlah itu berasal dari penjualan selama Januari yang sebanyak 4.010 unit, Februari 4.593 unit, Maret 4.100 unit, April 455 unit, dan Mei 186 unit.

“Turunnya (wholesales) di April dan Mei itu memang kita manage (atur) seperti itu (dengan pengiriman ke diler yang turun banyak) karena kita sesuaikan dengan kondisi makro demand (permintaan konsumen) yang ada. Tujuannya, agar stok di diler itu sehat, sesuai dengan potensi demand yang rill di wilayah dimana diler itu berada,” ungkap Dimas.

Tampilan depan Toyota Kijang Innova versi yang ada di pasar saat ini – dok.Motoris

Faktanya, data Gaikindo juga menunjukan di rentag lima bulan pertama tahun ini dalam daftar 10 mobil terlaris ke diler (wholesales), Innova berada di urutan kelima dengan total penjualan 13.344 unit. Bercokol di posisi tersebut setelah Toyota Avanza (termasuk Veloz) yang terjual sebanyak 21.136 unit, Honda Brio RS dan Satya 17.905 unit, Daihatsu Gran Max 15.403 unit, dan Mitsubishi Xpander yang sebanyak 14.063 unit. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS