Jangan Salah, Semester I Datsun Masih Terjual ke Konsumen 779 Unit

Jangan Salah, Semester I Datsun Masih Terjual ke Konsumen 779 Unit
Ilustrasi, Datsun GO-Live Special Version - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kabar tentang penutupan pabrik Datsun mengikuti dihentikannya produksi mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Nissan Motor Company di Indonesia sudah berkumandang sejak akhir tahun 2019, dan proses produksi disebut benar-benar berhenti di awal 2020. Namun, kegiatan penjualan Datsun tak serta merta berhenti, bahkan hingga akhir Juni atau akhir semester pertama tahun ini.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari – Juni kemarin penjualan Datsun ke konsumen (ritel) masih sebanyak 797 unit. Meski jika dibanding periode sama tahun 2019 yang sebanyak 4.234 unit, penjualan ritel di enam bulan pertama itu rontok hingga 81,2%.

Menariknya, jika dicermati, ternyata di setiap bulan penjualan ritel mobil ini masih terus terjadi. Meski secara volume dari bulan ke bulan terus merosot drastis, tetapi tarikan nafas penjualan Datsun masih terjadi.

Ragam varian Datsun di Indonesia- dok.Istimewa

Tercatat sepanjang Januari, Datsun masih membukukan penjualan sebanyak 295 unit. Kemudian di bulan Februari 238 unit, Maret 192 unit, April 26 unit, Mei 22 unit, dan Juni 24 unit.

Sementara, penjualan ke diler (wholesales) di sepanjang semester pertama itu, tercatat sebanyak 300 unit. Namun, jumlah itu hanya dibukukan oleh Datsun Go Panca sebanyak 215 unit, dan Datsun Go+ Panca 85 unit, sedangkan Datsun Cross tak mencatatkan wholesales di rentang waktu itu. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS