Sony Tes Jalan Mobil Listrik Buatannya di Jepang hingga Eropa

Sony Tes Jalan Mobil Listrik Buatannya di Jepang hingga Eropa
Mobil listrik Sony Vision S tengah dites jalan - dok.Car and Driver

Tokyo, Motoris – Setelah memperkenalkannya di ajang Consumer Electronics Show atau CES 2020 di Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat, pada 7 Januari lalu, kini pabrikan elektronik kondang asal Jepang, Sony, dikabarkan akan menguji prototipe mobil listrik Vision S di jalanan Jepang, Eropa, dan Amerika. Mobil ini dilengkapi teknologi otonom (bisa melaju tanpa campur tangan sopir) dengan bantuan 33 sensor di dalam maupun di luar kabin.

Seperti dilaporkan Nippon TV dan The Mainichi, Rabu (5/8/2020), Sony akan menggelar tes jalan Vision S di jalan umum di Jepang, Amerika Setikat, dan Eropa. Bahkan, proses telah dimulai akhir Juli lalu di jalan Tokyo Jepang, dan kemudian akan dilakukan di dua negara lain itu hingga sebelum akhir Maret 2021.

Dalam pernyataan resmi kepada media, Sony Corporation menyatakan dengan pengujian itu, pihaknya dapat menjajaki kemungkinan untuk mengembangkan teknologi otonom di mobil listrik tersebut. Artinya, mobil itu bisa dikembangkan sebagai kendaraan yang dapat melaju secara otomatis dengan keterlibatn sopir yang semakin minim.

Pengenalan mobil listrik berteknologi otonom Sony Vision S di CES 2020, Januari lalu – dok.Istimewa via Tech Startups

“Vision S memiliki 33 sensor sebagai dasar penggerak sistem otonomnya. Dan sensor ini juga memiliki fungsi tambahan seperti mengenali orang dan barang, baik di dalam maupun di luar kabin,” bunyi pernyataan itu.

Laman Car and Driver, Sabtu (1/8/2020) lalu melaporkan, setelah diperkenalkan pada & Januari di hajatan CES 2020, Sony membawa Vision S kembali ke fasilitas produksinya di Graz, Austria. Fasilitas itu merupakan milik Magna Setyer yang merupakan salah satu mitra kongsi Sony dalam pengembangan mobil tersebut. Setelah itu, pada Juli mobil tersebut telah tiba di Jepang untuk menjalani tes jalan.

Sementara, Japan News melaporkan kini Sony bersama sejumlah mitra dalam pengembangan mobil itu – termasuk Magna Steyr – belum menyebutkan secara secara resmi soal jadwal produksi. Meski tak memungkiri informasi yang mengatakan Vision-S menggunakan platform listrik murni dan kemungkinan dalam berbagai model seperti tcoupe, sedan, dan SUV.

Gambar teaser mobil listrik otonom Sony – dok.Istimewa via Somag News

Baterainya diperkirakan 5180-lb EV yang menyokong sistem motor listrik ganda. Dengan bekal tersebut, akselerasi mobil dari 0 – 100 kilometer per jam dapat dicapai dalam tempo 4,8 detik. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This