Meluncur di RI Saat Ekonomi Sulit Karena Covid, Ini Solusi Pembelian Corolla Cross

Meluncur di RI Saat Ekonomi Sulit Karena Covid, Ini Solusi Pembelian Corolla Cross
Toyota Corolla Cross saat diajak melibas genangan air - dok.PT TAM

Jakarta, Motoris – PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya resmi meluncurkan SUV terbaru, Toyota Corolla Cross, di Tanah Air, Kamis (6/8/2020), meski di tengah ekonomi nasional yang berada di kondisi lemah, karena selama kuartal kedua ekonomi nasional minus 5,32 % dibanding kuartal yang sama 2019. Kondisi ekonomi yang sulit merupakan dampak dari wabah virus corona (Covid-19) yang menhimpit berbagai sektor.

Namun, Toyota Indonesia tetap memberikan solusi bagi pelanggan yang ingin memiliki mobil tersebut. “Di tengah situasi pandemi seperti saat ini, Toyota berusaha menghadirkan solusi kepemilikan kendaraan yang lengkap, termasuk untuk pelanggan All New Corolla Cross. Solusi yang ditawarkan memberikan keringanan dan kemudahan dalam membeli dan merawat kendaraan, termasuk juga pilihan KINTO yang bisa memberikan kemudahan menggunakan mobil Toyota tanpa perlu membelinya,” papar Vice President PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Konkretnya, solusi itu diwujudkan melalui program Deal Cermat. Program ini merupakan hasil kerjasama dengan Toyota Astra Finance (TAF) dan Astra Credit Company (ACC) yang memberikan solusi menyeluruh kepemilikan mobil baru Toyota, yaitu hemat, mudah, dan tenang. “Program Deal Cermat menghadirkan kemudahan kepemilikan mobil tanpa perlu memikirkan biaya-biaya turunan yang sering membuat repot, bahkan saat ingin membeli mobil baru selanjutnya di masa depan,” kata Henry.

Peluncuran Toyota Corolla Cross di Indonesia – dok.PT TAM

Bahkan, ada solusi yang juga sangat mudah yakni KINTO. Melalui program ini pelanggan tidak perlu membeli mobil, tetapi dapat menggunakan kendaraan hingga jangka waktu secara fleksibel dan mudah layaknya mengendarai mobil pribadi. Ini merupakan bagian dari inisiatif Toyota menjadi Mobility Company. Artinya, pelanggan bisa menggunakan sistem kontrak.

Sedangkan untuk pembelian dan perawatan unit, Toyota menyediakan 332 outlet resmi untuk melayani penjualan dan perawatan, termasuk model HEV yang bisa ditangani oleh seluruh bengkel Toyota. “Pelanggan tidak akan kesulitan mencari lokasi bengkel resmi Toyota serta bisa menikmati semua keuntungan yang ditawarkan, seperti gratis servis berkala sampai dengan servis berkala ke-6 maksimum 4 tahun atau 50,000 km (tergantung mana yang tercapai lebih dahulu) yang termasuk di dalamnya gratis biaya jasa dan suku cadang,” jelas Henry Tanoto.

Selain itu, PT TAM memberikan warranty selama 36 bulan atau 100.000 km (tergantung mana yang tercapai lebih dahulu) yang berlaku di seluruh bengkel resmi Toyota. Untuk pelanggan varian HEV di Indonesia juga mendapatkan tambahan battery warranty dua tahun atau 50.000 km sehingga total menjadi 5 tahun atau 150.000 km (tergantung mana yang tercapai lebih dahulu).

Kabin Toyota Corolla Cross dan atap yang menggunakan panoramic sunroof – dok.TAM

Varian kedua dibekali 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc 4-silinder DOHC dengan teknologi VVT-i yang sanggup menghasilkan power maksimum sebesar 98 PS dan torsi 14,5 Kgm. Selain itu ditmabhkan motor listrik yang mampu menghasilkan power maksimum sebesar 72 PS dan torsi sebesar 16,6 Kgm.

“Power unit ini lebih efisien dan emisi CO2-nya juga lebih rendah dari model gasoline. Dengan berbagai benefit yang dihadirkan oleh varian HEV ini seperti salah satunya penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, namun tetap dapat menghadirkan performa dan kesenangan berkendara bagi penggunanya,” terang Henry.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan kuartalan yang disampaikan ke publik, Rabu (5/8/2020) kemarin menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II (April – Juni) tahun ini minus 5,32%. Angka kontraksi itu lebih rendah dibanding ekspektasi pemerintah dan Bank Indonesia yang diungkapkan sebelumnya, yakni minus 4,3 % hingga 4,8%.

Tampilan belakang Toyota Corolla Cross – dok.Toyota Global

Kendati terkontraksi dalam pada kuartal II tersebut, namun Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan hal itu bukan berarti sudah memasuki resesi. Pasalnya, resesi akan terjadi jika pertumbuhan yang inus terjadi selama dua kuartal berturut.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut dengan kondisi ekonomi yang seperti itu di kaurtal dua, dan belanja pemerintah yang mninus di periode itu, maka Indonesia berada di ambang resesi. Pasalnya, kata dia, belanja pemerintah minus 6,9% dan lebih rendah dari konsumsi rumah tangga.

“Padahal, belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga merupakan motor penggerak ekonomi selama ini. Jadi, ya kita berada di puntu gerbang resesi,” ujar dia.

Sekadar catatan, TAM membanderol Corolla Cross Rp 457,8 juta untuk varian bermesin bensin dan Rp 497,8 juta untuk varian hybrid. Semua harga on the road Jakarta. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This