Penjualan Mitsubishi Outlander dan Eclipse Cross di AS Paling Lemot

Penjualan Mitsubishi Outlander dan Eclipse Cross di AS Paling Lemot
Ilustrasi, Mitsubishi Outlander PHEV - dok.Istimewa

California, Motoris – Sebuah penelitian tentang mobil-mobil paling cepat laku dibeli konsumen di seantero Amerika Serikat (AS) sepanjang Maret – Juni tahun ini yang digelar iSeeCars menunjukkan, dua mobil Mitubishi Motors yakni Mitsubishi Outlander dan Mitsubishi Eclipse Cross paling lambat. Dibutuhkan waktu 197,7 hari untuk menjual sebuah Mitsubishi Outlander dan 187,7 hari untuk melego Mitsubishi Eclipse Cross.

Seperti dilaporkan laman Carscoops, Minggu (30/8/2020), penelirian itu dilakukan terhadap 4,4 juta mobil terbaru maupun bekas. “Penjualan SUV kompak Mitsubishi Outlander selama kuartal kedua (tahun 2020 atau dari Maret – Juni) merosot 76 dibandingkan penjualan di periode sama 2019. Ini menunjukkan bahwa tidak ada permintaan yang tinggi untuk kendaraan tersebut, meskipun harganya terjangkau. dan fitur unik seperti keberadaan kursi baris ketiga,” ungkap Chief Executive iSeeCars Phong Ly.

Begitu pula dengan Eclipse Cross. Meski masih relatif baru, namun penjualannya begitu lemot karena dibutuhkan wakru yang sama untuk menjualnya. “Namun, seperti model Mitsubishi lainnya, ini sangat mendasar dan jelas gagal untuk memantik permintaan SUV dan crossover di Amerika Serikat,” tandas Phong Ly.

Tampilan dari samping Mitsubishi Eclipse Cross – dok.Istimewa

Mobil terlemot ketiga dalam penjualan adalah Buick Encore yakni membutuhkan waktu penjualan rata-rata 170 hari. Kemudian Nissan Frontier 158,3 hari, Chevrolet Impala 153,1 hari, Nissan Altima 151,9 hari, Nissan Armada 151,2 hari, Cadillac Escalade ESV 151,1 hari, Range Rover Velar 150,4 hari, dan Infiniti QX60 yang butuh waktu 149,9 hari untuk terjual ke konsumen.

Sekadar catatan, iSeeCars.com adalah mesin pencari otomotif online dan situs web penelitian yang membantu pengguna menemukan dan membandingkan mobil yang dijual oleh agen pemegang merek dengan menggunakan algoritma komputer. Perusahaan yang berkantor di Woburn, Massachusetts, Amerika Serikat ini, didirikan pada 23 Oktober 2013.

Sebelumnya, seperti dilaporkan Reuters, Mitsubishi Motors Corp mengumumkan laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2020 (April – Juni 2020) dan rencana bisnis jangka menengah tiga tahun ke depan (dari tahun fiskal 2020 hingga tahun fiskal 2022) yang berfokus pada ASEAN. Rencana bisnis itu, Mitsubishi menyatakan akan berkonsentrasi pada rasionalisasi biaya dan peningkatan profitabilitas untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ilustrasi, Mitsubishi Outlander PHEV – dok.Motoris

Sepanjang tahun ini Mitsubishi membukukan turunnya permintaan dan kerugian operasional akibat Covid-19 . Bahkan pabrikan ini menyatakan bersiap mengalami kerugian US$ 1,33 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2021.
Penurunan permintaan terus terjadi di kawasan Eropa dan Amerika. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This