Karena Faktor Ini, Mitsubishi Hentikan Produksi i-MiEV

Karena Faktor Ini, Mitsubishi Hentikan Produksi i-MiEV
Mitsubishi i-Miev di Indonesia sudah lama diperkenalkan - dok.Motoris

Tokyo, Motoris – Setelah diluncurkan pertama kali pada tahun 2009 lalu, ternyata penjualan mobil listrik pertama Mitsubishi Motors (Mitsubishi) yakni Mitsubishi innovative Electric Vehicle (i-MiEV) hanya terjual 32.000 unit, meski telah dijajakan di lebih dari 50 negara. Akibat sepinya penjualan, dana untuk pengembangan juga cekak, terlebih kini pabrikan juga menghadapi persoalan pelik akibat dampak wabah virus corona (Covid-19).

Lantaran fakta itulah, seperti dilaporkan Nikkei Asian Review, Jumat (18/9/2020), Mirsubishi memuruskan tak lagi meneruskan pengembangan i-MiEV. Apalagi, model ini juga telah jauh tertinggal oleh mobil-mobil bersunber tenaga setrum keluaran terkini yang ada di pasar.

Kabar ini dungkap oleh salah seorang eksekutif di Mitsubishi. Terlebih, Mitsubishi bersama sekondannya di aliansi Renault-Nissan- Mitsubishi, khususnya dengan Nissan (yang pada tahun 2016 lalu mencaplok 34% saham Mitsubishi) – akan memproduksi mobil listrik kembar pada tahun fiksal 2023.2024 nanti.

Meski sudah 12 tahun diperkenalkan dan telah lolos uji tipe tapi Mitsuishi i-Miev belum dijual secara resmi – dok.Motoris

“Jadi, saat ini kami kekurangan dana maupun sumberdaya manusia untu k berinvesatsi dalam pengembangan kendaraan listrik,” ujar sang eksekutif seperti dilansir Nikkei Asian Review dan Japan News.

Bahan, eksekutif itu tak menampik, sejak diluncurkan pada tahun 2009 dan mulai dijual di Jepang dan kemudian disebar ke berbagai negara, i-MiEV nayris tak berkembang dari sisi teknologi maupun desain. Bahkan, di Eropa mobil ini dijuluki sebagai mobil listrik paling pendek daya jangkauannya, yakni hanya 160 kilometer saat barerai diisi penuh. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This