Ekonomi Diterpa Pandemi, hingga Agustus Alphard Masih Laku Segini

Ekonomi Diterpa Pandemi, hingga Agustus Alphard Masih Laku Segini
Toyota Alphard versi penyegaran atau versi terbaru diluncurkan di RI pada Februari 2020 lalu - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – PT Toyota Astra Motor (TAM) menyodorkan versi baru atau facelift MPV premium Toyota Alphard kepada konsumen di Indonesia. Toyota memberikan beberapa ubahan di MPV ini.

Seperti dinyatakan TAM dalam keterangan resmi yang diriis pada Rabu (20/2/2020) saat itu, versi anyar ini mendapatkan Toyota Safety Sense 2.0. Kemudian peranti hiburan khususnya audio head unit dan rear seat entertainment ditingkatkan.

Begitu pula denganIntelligent Clearance Sonar (ICS) yang semula hanya menggunakan 6 titik yaitu 2 di depan dan 4 di belakang, sekarang menjadi delapan titik yaitu 4 di depan dan 4 di belakang. Untuk melengkapi kenyamanan dan keamanan, Inside Rear View Mirror kini menggunakan teknologi Electric Mirror Gen 2 dengan jangkauan monitor yang lebih luas dan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan sebelummya yang menggunakan teknologi Full Digital Mirror.

Bahkan, untuk varian 3.5 Q yang memiliki layar tambahan pada di tengah sebagai hiburan penumpang baris kedua dan ketiga ukuran layarnya jadi diperbesar dari 10 inci menjadi 13 inci. Sedangkan untuk layar head unit-nya sebagai sumber utama pengoperasian hiburannya menjadi 10,5 inci.

Interior Toyota New Alphard versi penyegaran – dok.TAM

“Selain upgrade fitur, Toyota juga memberikan paket after sales yang menarik, yaitu free parts sampai servis keenam atau berlaku sampai 4 tahun atau maksimal hingga 50.000 kilometer,” papar Marketing Diector TAM, Anton Jimmi Suwandy, saat itu.

Dengan sederet ubahan dan penawaran paket ini, TAM membaderol Alphard baru Tipe 2.5 X A/T Rp 1.025.200.00, tipe 2.5 G A/T Rp 1.179.600.000, dan tipe 3.5 Q A/T Rp 1.936.100.000. Semua harga on the road Jakarta.

Sayang, belum genap sebulan, Alphard anyar harus menghadapi tantangan. Indonesia dinyatakan dalam status tanggap darurat wabah virus corona atau pandemi Covid-19). Terjangan wabah ini tak hanya mengenai aspek sosial masyarakat, tetapi juga perekonomian nasional.

Lantas bagaimana dengan respon konsumen? Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, hingga Agustus kemarin penjualan ke konsumen (ritel) Alphard sebanyak 1.964 unit.

Fitur hiburan untuk penumpang di kursi bagian tengah dan belakang di Toyota New Alphard – dok.TAM

Jumlah ini terbilang lumayan di tengah ekonomi yang melemah karena terpaan dampak wabah virus corona (pandemi Covid-19). Bahkan, angka penjualan ritel Alphard di rentang waktu ini lebih banyak ketimbang MPV medium Toyota Voxy – di kurun waktu yang sama – yang sebanyak 1.149 unit.

Seperti diketahui ekonomi nasional terdampak Covid-19 setelah kuartal kedua. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selama kuartal pertama tahun ini masih positif 2,97%, namun di kuartal kedua terkontraksi menjadi -5,32%.

Dan kini Kementerian Keuangan – seperti disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani di konferensi pers APBN Kita September yang digelar secara virtual, di Jakarta, Selasa (22/9/2020) – melakukan update proyeksi perekonomian Indonesia tahun ini, yakni -1,7% hingga -0,6%.(Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This