Tak Lama Lagi Fortuner Facelift Meluncur di RI, Stok Versi Lama Sudah Tipis

Tak Lama Lagi Fortuner Facelift Meluncur di RI, Stok Versi Lama Sudah Tipis
Ilustrasi, Toyota Fortuner facelift - dok.Toyota Thailand

Jakarta, Motoris – Kabar peluncuran SUV ladder frame Toyota Fortuner versi baru alias versi facelift terus menggelinding, dan disebut digelar pertengahan Oktober nanti. Versi lawas dalam beberapa bulan terakhir laku keras, karenanya stok versi itu di diler saat ini sudah menipis.

“Kami sudah membuka pemesanan, karena jadwal peluncuran sampai saat ini masih diskenariokan pada 15 Oktober plus minus. Artinya, bisa lebih cepat atau bahkan lebih lambat atau mundur. Tetapi, yang jelas, saat ini stok current model (versi yang ada saat ini) sudah tinggal sedikit. Customer masih bisa mendapatkannya,” ujar kolega Motoris di diler utama Toyota, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (30/9/2020) malam.

Hanya dia tak menyebutkan jumlah stok yang ada di diler-diler yang berada di bawah lingkup jaringannya. Meski, dipastikan dalam waktu satu bulan ini stok tersebut bakal habis, sebab diyakini terserap oleh konsumen fleet (pemaba atau korporat), yang saat ini masih memiliki anggaran belanja barang modal maupun individu.

“Ada program promo yang sangat menarik yang disediakan diler kami,” kata sang kolega.

Toyota Fortuner terbaru yang dilabeli Legender meluncur resmi di Thailand – dok.Toyota

Head Communication PT Toyota Astra Motor (TAM) Dimas Azka menyebut hingga kini belum diputuskan. Pasalnya, kata Dimas, TAM juga masih mencermati kondisi sosial di masyarakat, terutama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baik di wilayah Jakarta maupun daerah-daerah lain di Indonesia.

“Karena di era digital sekarang ini, apa yang terjadi di Jakarta, juga bisa diketahui saat itu juga di daerah-daerah lain, jadi kalau peuncuran tidak berlangsung simultan antara di jakarta dengan daerah, bisa bermasalah. Artinya, ketika kita luncurkan di Jakarta pada saat ini, tetapi karena di daerah lain masih berlaku di PSBB, kan pengiriman unit ke daerah lain juga belum bisa dilakukan. Akhirnya, apa yang terjadi? Peluncuran di daerah lain juga jedanya terlalu lama dengan Jakarta, unit juga pengirimannya terlambat lama. Jadi kita cermati dulu kondisi yang ada, sehingga sampai hari ini belum bisa disebutkan secara pasti. Meskipun kami sudah membuat perencanaan sejak awal,” kata Dimas saat dihubungi di Jakarta, Kamis (1/10/2020) pagi.

Meski, dia tak menampik ada kemungkinan peluncuran dilakukan pada bulan Oktober demi mengejar penjualan menjelang akhir tahun. Sebab, momen akhir tahun – seperti lazimnya dalam sikulus penjualan mobil di Indonesia – menjadi saat yang dinilai pas oleh konsumen untuk membeli mobil.

Rendering Toyota Fortuner facelift – dok.Kolesa.ru

“Secara teori dan pengalaman memang seperti itu. Bisa saja di bulan Oktober, Karena , minat customer ke Fortuner itu juga besar, bahkan (Fortuner) menjadi market leader di segmennya (SUV) ladder frame, dan Fortuner menjadi salah satu kontributor penjualan kami (Toyota),” terang Dimas.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Agustus kemarin, total penjualan ke konsumen (ritel) Fortuner tercatat sebanyak 7.400 unit. Jumlah itu terdiri dari Fortuner 4×2 sebanyak 7.160 unit, dan Fortuner 4×4 sebanyak 240 unit.

Penjualan versi 4×2 berasal dari penjualan di Januari yang sebanyak 1.326 unit, Februari 1,554 uit, Maret 1.130 unit, April 400 unit, Mei 465 unit, Juni 719 unit, Juli 778 unit, dan Agustus 788 unit. Sementara, penjualan ritel versi 4×4 dibukukan dari penjualan Januari yang sebanyak 28 unit, Februari 72 unit, Maret 45 unit, April 31 unit, Mei 12 unit, Juni 23 unit, Juli 16 unit, dan Agustus 13 unit.

Ilustrasi, Toyota New Fortuner TRD Sportivo yang sampai saat ini masih dijual di Indonesia – dok.Motoris

Sedangkan di buan Agustus saja, penjualan mobil ini sebanyak 788 unit.

CATEGORIES
TAGS
Share This