BMW R18 Classic Melenggang ke Pasar, Ini Besaran Banderolnya

BMW R18 Classic Melenggang ke Pasar, Ini Besaran Banderolnya
BMW R18 Classic yang diluncurkan di Jerman - dok.Istimewa

Frankfurt, Motoris – Setelah pada April lalu meluncurkan BMW R18 cruiser, kini BMW Motorrad meluncurkan versi lain dari motor tersebut yakni BMW R18 Classic di negeri asalnya, Jerman. Motor bermesin boxer 1.802 cc itu dibanderol 22.225,21 euro atau sekitar Rp 386 jutaan (kurs 1 euro = Rp 17.382,5) belum termasuk pajak.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis laman Press.bmwgroup.com, Kamis (22/10/2020), BMW Motorrad menyebut mesin big boxer dua silinder itu mampu menyemburkan tenaga hingga 91 hp pada 4.750 rpm dan torsi puncak 150 Nm di putaran 2.000-4.000 rpm. Mesin itu sama dengan yang digunakan oleh BMW R5 – model egendaris BMW yang dibuat pada tahun 1936 oleh Rudolf Schleicher – guna membangkitkan nostalgia.

Untuk menguatkan kesan vintage, model anyar ini juga menggunakan rangka tabung baja loop ganda, lengan ayun belakang, dengan penggerak poros tertutup dalam tampilan rangka kaku. Sedangkan bagian tengah suspensi pada R 18 Classic baru adalah rangka tabung baja loop ganda.

Ilustrasi dua pengendara BMW R18 dan BMW R18 Classic – dok.Istimewa

BMW sangat memerhatikan dengan cermat detil bagian demi bagian model ini, termasuk sambungan las antara tabung baja dan bagian cor atau tempa. Seperti BMW R 5 yang legendaris, lengan ayun belakang dipasang mengelilingi transmisi poros belakang dengan gaya otentik dengan menggunakan sambungan yang dikunci baut.

Meski berwajah klasik, namun sentuhan teknologi modern masih terasa. Hal itu terlihat dari fitur lampu LED, Automatic Stability Control, slipper clutch, traction control dan drag torque control (MSR), hingga hill start control yang berguna untuk memudahkan pengendara kala berhenti di tanjakan, bahkan electronic cruise control menjadi fitur standar.

Sejatinya, dari mesin maupun struktur antara BMW R18 Classic dengan BMW R18 tidak berbeda. Hanya di R18 Classic, BMW Motorrad menambahkan sejumlah perangkat pendukung.

BMW R18 Classic merupakan penerus dari BMW R5 yang kondang di pertengahan dekade 30-an – dok.Istimewa

Selain windshield depan besar, BMW R18 Classic jok penumpang, tas samping darai bahan kulit, lampu depan LED, hingga roda depan yang berukuran 16 inci. Semua perangkat ini yang membedakan di antara mereka.

Tetapi, keduanya juga sama-sama menawarkan tiga mode berkendara, yaitu Rain, Roll, dan Rock. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This