Meski Pandemi, hingga September Toyota C-HR Terjual Ritel 240 Unit

Meski Pandemi, hingga September Toyota C-HR Terjual Ritel 240 Unit
Toyota C-HR - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski ekonomi nasional tak luput dari dampak yang terjadi akibat wabah virus corona (Covid-19), namun penjualan crossover Toyota C-HR masih terbilang moncer. Mobil berbanderol Rp 512.550.000 – Rp 547.790.000 ini masih terjual dua ratus unit lebih.

Seperti terlihat dari data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari hingga September tahun ini, crossover itu terjual ke konsumen sebanyak 240 unit. Jumlah itu dia bukukan sepanjang Januari sebanyak 40 unit, Februari 46 unit, Maret 42 unit, April 16 unit, Mei 9 unit.

Kemudian , di bulan Juni sebanyak 25 unit, Juli 31 unit, Agustus sebanyak 16 unit, dan September 15 unit. Dari data ini terlihat, penjualan ritel menyusut drastis pada bulan April dan Mei, hal itu seiring dengan adanya penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

Seorang pengunjung pameran tengah mengamati data spesifikasi Toyota C-HR – dok.Motoris

Sementara, penjualan atau distribusi ke diler (wholesales) yang dibukukan Toyota C-HR di rentang sembilan bulan pertama itu , tercatat sebanyak 146 unit. Dengan membandingkan antara penjualan ritel dan wholesales ini bisa disimpulkan banyak stok unit yang ada di diler terserap oleh konsumen.

“Apalagi, selama masa PSBB, agen pemegang merek (PT Toyota Astra Motor) juga mengurangi distribusi (wholesales) karena selain aktifitas diler yang banyak terhenti, juga ingin menjaga kondisi stok di diler tetap sehat. Sirkulasi stok unit sehat, program penjualan juga sehat, karena benar-benar sesuai antara supply dan real demand,” ungkap kolega Motoris di diler utama Toyota, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Tampilan belakang Toyota C-HR Hybrid – dok.Motoris

Jumlah wholesales sebanyak itu, dibukukan Toyota C-HR pada Januari sebanyak 9 unit, Februari 27 unit, Maret 32 unit, April 7 unit, dan Mei sebanyak 1 unit. Kemudian di bulan Juni sebanyak 19 unit, Juli 30 unit, Agustus 13 unit, dan September 8 unit. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This