Oktober Laku 2.173 Unit, Penjualan Ritel Innova Pecahkan Rekor Sejak Mei

Oktober Laku 2.173 Unit, Penjualan Ritel Innova Pecahkan Rekor Sejak Mei
Toyota Kijang New Innova Venturer facelift - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Paralel dengan kondisi pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Tanah Air yang tren penjualannya terhuyung dan menurun sejak Maret seiring dengan terpaan dampak pandemic Covid-19, kinerja penjualan Toyota Kijang Innova juga melandai. Meski begitu, MPV medium Toyota ini masih merajai penjualan di segmen pasarnya dengan pangsa pasar masih di atas 90%.

Data terbaru yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan, penjualan ke konsumen Toyota Kijang Innova di Oktober mencapai 2.173 unit. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi, sejak bulan Mei, yakni sejak dampak pandemi Covid-19 mengguncang sendi ekonomi negeri ini.

Rekam jejak penjualan ritel itu menunjukkan, sepanjang Januari Innova dibeli konsumen sebanyak 4.034 unit, Februari 4.153 unit, Maret 3.081 unit, April 1.336 unit, dan Mei merosot hingga hanya 1.001 unit. Kemudian pada Juni mulai naik, sehingga menjadi 1.606 unit, Juli 1.775 unit, Agustus 1.995 unit, September 2.076 unit, dan Oktober naik lagi menjadi 2.173 unit.

Toyota Kijang New Innova – dok.Istimewa

Dengan tambahan penjualan Oktober tersebut, maka total kumulatif penjualan Innova sepanjang sepuluh bulan pertama tahun ini mencapai 22.190 unit. Sedangkan di kurun waktu yang sama, penjualan atau distribusi ke diler MPV ini tercatat sebanyak 20.655 unit, dimana sepanjang Oktober saja, wholesales yang dibukukan sebanyak 2.101 unit.

Sekadar catatan, PT Toyota Astra Motor meluncurkan Toyota Kijang Innova versi terbaru atau facelift pada Kamis (15/10/2020). Versi anyar yang disuguhkan dalam lima varian – yakni varian G, G Luxury, V, V Luxury, dan Venturer – itu dibanderol Rp 337,6 juta – Rp 495,7 juta on the road Jakarta. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This