Januari-November, Datsun Go+ Masih Terjual ke Konsumen 283 Unit

Januari-November, Datsun Go+ Masih Terjual ke Konsumen 283 Unit
Datsun GO+ - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Nissan Motor Company telah menyatakan secara resmi mengakhiri produksi mobi murah ramah lingkungan (LCGC) Datsun GO dan GO+ di Indonesia pada Maret tahun ini. Kendati begitu, penjualan mobil ini ke konsumen (ritel) sampai dengan November masih terjadi.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan laporan penjualan ritel kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari hingga November kemarin Datsun GO+ terjual sebanyak 283 unit. Total penjualan sebanyak itu dikoleksi dari penjualan di bulan Januari yang sebanyak 82 unit, Februari 49 unit, Maret 34 unit, dan April 4 unit.

Selain itu dari penjualan di bulan Mei yang sebanyak 7 unit, Juni 6 unit, Juli 5 unit, dan Agustus 73 unit. Kemudian dari bulan September yang sebanyak 20 unit, Oktober 1 unit, dan November 2 unit.

Ilustrasi, diler Nissan – Datsun Bintaro, Tangerang Selatan – dok.Motoris

Namun, dibanding penjualan ritel di tahun 2019 lalu, penjualan selama 11 bulan tersebut anjlok sangat dalam. Sebab penjualan selama Januari hingga November tahun lalu masih sebanyak 1.628 unit, artinya tahun ini ambrol atau berkurang 1.345 unit.

Sebelumnya, Nissan Motor dalam keterangan resmi yang dilansir Reuters, Kamis (19/3/2020) menyatakan telah resmi menghentikan produksi Datsun di pabriknya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Nissan menegaskan, penutupan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memperbaiki kinerja perusahaan di tengah terus menurunnya angka penjualan dan keuntungan.

Ragam varian Datsun di Indonesia- dok.Istimewa

“Keputusan untuk menghentikan produksi mobil kompak Datsun di pabrik Jawa Barat adalah bagian dari rencana untuk mengoptimalkan produksi, dan mengatur ulang operasi bisnis,” bunyi keterangan manajemen Nissan.(Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This