Toyota Luncurkan Mobil Listrik Dua Kursi Pada 2021, Harga Mulai Rp 220 Juta

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Dua Kursi Pada 2021, Harga Mulai Rp 220 Juta
Mobil listrik kompak Toyota dengan dua kursi yag akan diluncurkan tahun 2021 - dok.Istimewa

Tokyo, Motoris – Toyota Motor Corporation (Toyota) dikabarkan akan meluncurkan mobil listrik ultra kompak – dengan hanya dua kursi – pada tahun 2021 mendatang. Kehadiran mobil tersebut dipandang sebagai transisi Toyota seiring dengan kebijakan pemerintah Jepang yang akan fokus ke pemasyarakatan kendaraan elektrifikasi.

Seperti dilaporkan Nikkei Asian Review yang dilansir laman Slash Gear, Sabtu (26/12/2020), mobil listrik perkotaan ultra kompak tersebut akan memiliki keunggulan di jalanan sempit yang banyak tikungan. Walhasil, mobl ini diyakini bakal diminati oleh pengemudi pemulan, pengemudi usia muda, atau bahkan yang berusia lebih tua karena cocok dengan kondisi yang ada.

Mobil yang belum diketahui namanya ini, dipastikan menggunakan baterai yang menyokong mobil mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer. Baterai ion-lithium ini diproduksi oleh perusahaan patungan antara Toyota dengan Panasonic, yakni Prime Planet Energy & Solutions.

Ilustrasi konsep mobil litrik ultra kompak Toyota – dok.Istimewa

Harganya, menurut sumber yang mengetahui persis rencana itu, berkisar 1,6 juta yen – 1,7 juta yen atau sekitar Rp 220 juta – Rp 233, 5 juta (kurs 1 yen = Rp 137,37). Harga tersebut masih belum termasuk subsidi.

Seperti diketahui, di Jepang Subsidi akan diberikan kepada pembeli mobil ramah lingkungan. Selain potongan harga, mobil ramah lingkungan ini juga mendapatkan keringanan pajak.

Toyota mulai menjual mobil listrik murni atau mobil listrik berbasis baterai pada akhir 2019 lalu, melalui merek mewahnya – Lexus – yakni Lexus UX300e. Mobil ini diluncurkan di Guangzhou Auto Expo, Cina, pada November 2019 lalu.

Ilustrasi, SUV listrik murni atau BEV Lexus UX300e yang telah dijual di Indonesia- dok.Toyota

SUV listrik itu mulai dijual di Negeri Tirai Bambu itu pada akhir tahun 2019, dan pada saat yang sama dijajakan di Eropa. Kemudain dipasarkan di beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This