Penjualan Ritel Low Van hingga November, Daihatsu Gran Max Tak Terkejar

Penjualan Ritel Low Van hingga November, Daihatsu Gran Max Tak Terkejar
Van Daihatsu Gran Max 1.5 tahun 2019 - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil jenis Low Van (yang meliputi van untuk penumpang maupun blind van untuk angkutan barang) ke konsumen (ritel) sepanjang Januari – November di tahun ini, masih dikuasai Daihatsu Gran Max. Dia jauh mengungguli Suzuki APV, Wuling Formo, dan DFSK Gelora.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan laporan penjualan ritel ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang sebelas bulan tahun ini menunjukkan, Daihatsu Gran Max – tidak termasuk Daihatsu Luxio – terjual sebanyak 9.087 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan di bulan Januari yang sebanyak 1.251 unit, Februari 1.113 unit, Maret 1.030 unit, dan April sebanyak 517 unit.

Kemudian dari penjualan selama Mei yang sebanyak 450 unit, Juni 667 unit, Juli sebanyak 638 unit, dan Agustus 772 unit. Selain itu dari penjualan selama bulan September yang sebanyak 848 unit, Oktober 795 unit, dan November yang sebanyak 1.006 unit.

Van Suzuki APV yang digunakan sebagai mobil Ambulance oleh Kementerian Pertahanan – dok.PT SIS

Sementara, di rentang Januari hingga November itu, Daihatsu Luxio mencatatkan penjualan ritel sebanyak 1.813 unit. Sehingga, jika ditotal, penjualan ritel van merek Daihatsu di kurun waktu itu sebanyak 10.900 unit.

Sedangkan Suzuki APV di periode yang sama membukukan penjualan ritel sebanyak 3.263 unit. Angka kumulatif penjualan ini dikoleksi pada Januari sebanyak 343 unit, Februari 305 unit, Maret 474 unit, April 357 unit, Mei 222 unit, Juni 211 unit, Juli 231 unit, Agustus 234 unit, September 303 unit, Oktober 333 unit, dan November 250 unit.

Adapun Wuling Formo dan dan DFSK Gelora masing-masing membukukan penjualan ritel sebanyak 280 unit dan 5 unit. DFSK Gelora adalah low van yang diluncurkan pada 2 November lalu oleh PT Sokonindo Automobile – agen pemegang merek Dongfeng Sokon di Indonesia – dengan harga Rp 169 juta on the road.

DFSK Gelora dalam rupa blind van – dok.Istimewa

Saat ini, mobil ini masih disajikan dalam varian blind van, dan varian dalam van penumpang atau minibus disebut-sebut bakal menyusul. Pabrikan asal Cina itu membekalinya dengan mesin DK 1.5 liter DVVT bertenaga 109 hp pada 6.000 rpm dengan torsi 140 Nm pada 3.200-4.000 rpm yang disalurkan ke roda menggunakan transmisi manual lima tingkat percepatan. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This