Di Jepang Toyota Harrier Anyar Laris Manis, Inden hingga Sembilan Bulan

Di Jepang Toyota Harrier Anyar Laris Manis, Inden hingga Sembilan Bulan
Toyota Harrier versi terbaru atau generasi keempat yang diluncurkan di Jepang Juni 2020 - dok.Istimewa via GaadiWaadi.com

Tokyo, Motoris – Toyota Motor di Jepang resmi meluncurkan SUV premium Toyota Harrier versi terbaru pada Juni 2020 lalu. Sejak saat itu hingga akhir Desember 2020, mobil telah dipesan sebanyak 100.000 unit.

Seperti dilaporkan laman BestCarWeb, belum lama ini, dengan pemesanan sebanyak itu, pembeli yang paling akhir memesan harus rela menunggu (masa inden) hingga sembilan bulan. “Maklum, kapasitas produksi pabrik Toyota yang membuat Toyota Harrier hanya 10.000 unit saban bulannya,” tulis media itu.

Bahkan, penjualan yang dibukukan di bulan November tahun 2020 kemarin meroket hingga 461,7% dibanding bulan November 2019. Artinya, penjualan di bulan ke-11 tahun 2020 itu menjadi lima kali lipat dari bulan yang sama di tahun 2019.

Pembeli yang memesan di bulan November akan menerima mobil pesanannya pada Mei 2021. Sedangkan yang menesan pada Desember 2020 akan mendapatkannya pada Juli 2021.

Interior Toyota Harrier generasi terbaru atau generasi keempat yang meluncur di Jepang Juni 2020 lalu – dok.Istimewa

SUV yang ber-platform Toyota New Global Architecture (TNGA) – K ini diimbuhi serangkaian fitur keamanan dan kenyamanan. Untuk keamanan, generasi keempat Harrier ini telah menyandang fitur Toyota Safety Sense (TSS).

Toyota menyuguhkannya dalam dua varian berdasar sumber tenaga. Pertama bermesin bensin 2.0L Dynamiv Force empat silinder segaris yang bertenaga 171 PS dengan torsi hingga 207 Nm.

Kedua varian hybrid dengan teknologi khas Toyota Hybrid System (THS) II yang memadukan antara mesin bensin 2.5 liter empat silinder dengan motor listrik. Total semburan tenaga yang dihasilkan mencapai 217 PS untuk tipe berpenggerak roda depan (FWD) dan 220 PS untuk tipe berpenggerak semua roda (AWD).

Toyota Harrier versi terbaru – dok.CarBuyer Singapore

Varian hybrid ini diklaim dapat menjadi penyedia sumber tenaga listrik hingga 1.500 watt (AC-100 volt). Kareannya, dalam kondisi darurat atau kebutuhan tertentu, mobil ini bisa menjadi  alternatif penyedia tenaga listrik yang cukup memadai.

Jaringan diler Toyota membanderol Toyota Harrier paling gres atau paling anyar itu mulai 2,9 juta yen hingga 5 juta yen atau sekitar Rp 392,5 juta – Rp 676,7 juta (kurs 1 yen = Rp 135,34). (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This