Pabrik Tutup Sejak Awal 2020, Begini Denyut Penjualan Nissan Livina di RI

Pabrik Tutup Sejak Awal 2020, Begini Denyut Penjualan Nissan Livina di RI
All New Nissan Livina yang merupakan kembaran Xpander resmi diluncurkan 19 Februari 2019-dokMotoris

Jakarta, Motoris – Nissan Motor Company (Nissan) telah menutup pabriknya yang berada di Purwakarta, Indonesia, pada awal 2020 lalu merupakan bagian dari rencana Nissan dalam perampingan operasi dengan memangkas kapasitas produksi menjadi 5,4 juta unit per tahun. Pabrik yang ditutup tersebut sebelumnya memproduksi mobil Datsun dan Nissan Livina.

Kendati pabrik ditutup, namun kegiatan penjualan Low MPV kembaran Mitsubishi Xpander ini masih tetap berjalan hingga kini. Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Evensius Go, memastikan penjualan Nissan All New Livina akan tetap berjalan, karena menggunakan fasilitas produksi kerjasama.

“Penjualannya masih tetap ada di diler kami. Rekan-rekan bisa melihat, tanpa menambah atau mengurangi, penjualan Nissan tetap berjalan. Begitu juga dengan layanan purnajual yang ada, akan terus ditingkatkan dan pertahankan,” ungkap Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Evensius Go, saat Media Briefing All-New Nissan Magnite yang digelar secara virtual, di Jakarta, Selasa (12/1/2021) lalu.

Nissan New Livina yang dijual oleh PT Nissan Motor Distributor Indonesia – dok.Motoris

Faktanya, penjualan mobil tersebut masih terjadi. Meski – seiring dengan amblesnya pasar mobil di Tanah Air karena melemahnya perekonomian nasional yang terdampak wabah virus corona atau Covod-19 – penjualan Nissan Livina sepanjang tahun 2020 juga ambrol dibanding tahun sebelumnya.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan yang dilaporkan kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di sepanjang Januari – November tahun 2020, penjualan Nissan Livina ke konsumen (ritel) hanya 4.622 unit. Jumlah itu ambrol alias berkurang sebanyak 3.413 unit dibanding penjualan ritel pada periode yang sama tahun 2019, yang sebanyak 8.035 unit.

Jumlah penjualan ritel Livina selama 11 bulan pertama 2020 itu dikoleksi dari penjualan di bulan Januari sebanyak 537 unit, Februari 548 unit, Maret 303 unit, April 78 unit, Mei 39 unit, Juni 107 unit, Juli 215 unit. Kemudian dari penjualan selama Agustus yang sebanyak 895 unit, September 631 unit, Oktober 582 unit, dan November 687 unit.

Mesin yang digunakan oleh All New Nissan Livina sama dengan yang digunakan Xpander – dok.Motoris

Adapun total penjualan ritel sebanyak 8,.035 unit yang dibukukan selama tahun 2019 berasal dari penjualan bulan Januari yang sebanyak 266 unit, Februari 407 unit, Maret 826 unit, Apil 653 unit, Mei 1.119 unit, dan dari bulan Juni yang sebanyak 642 unit.

Selain itu dari penjualan di bulan Juli yang sebanyak 868 unit, Agustus 996 unit, September 606 unit, Oktober 824 unit, serta dari penjualan bulan November yang sebanyak 828 unit.

Sekadar catatan, angka penjualan ritel Nissan Livina ini jauh lebih kecil dibanding penjualan ritel yang dikoleksi oleh kembarannya, Mitsubishi Xpander. Sepanjang Januari hingga November 2020, Low MPV Mitsubishi itu terlego ke konsumen sebanyak 12.887 unit.

Nissan Livina Sporty Package – dok.PT Nissan Motor Indonesia

Meski, penjualan ritel Xpander ini juga terperosok sangat dalam dibanding sebelas bulan pertama 2019 yang masih sebanyak 56.544 unit. (Dda/Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This