Hino Kuasai Pasar Truk Medium di RI Sepanjang 2020

Truk medium Hino FG 235 JJ – dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan kendaraan komersial jenis truk di sepanjang tahun 2020 lalu tak luput dari sengatan dampak wabah virus corona (pandemi Covid-19). Pandemi yang membuat ekonomi nasional “demam” menjadikan permintaan truk melorot.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, total penjualan truk kategori ringan, medium, dan heavy (berat) ke diler (wholesales) sepanjang tahun 2020 hanya 42.680 unit. Jumlah ini ambrol 54,39% dibanding wholesales di tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, truk ringan dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 5-10 ton merupakan yang terbanyak. Kemudian truk medium dengan GVW 10-24 ton, dan ketiga truk heavy dengan GVW 20 ton atau lebih.

Truk medium Isuzu FVR34S – dok.Astra Isuzu

Menariknya, di segmen truk medium dan heavy ini yang paling menarik, karena banyak merek yang “bermain” menggarapnya. Maklum, meski secara volume sedikit, tetapi dari sisi nilai atau harganya lebih tinggi.

Sepanjang tahun 2020, total wholesales truk medium atau menengah hanya 2.761 unit. Di kategori itu, Hino tercatat memimpin penjualan dengan total 881 unit atau menguasai 31,9% pasar.

Dua modelnya – yakni Hino FG 235 JJ dan Hino FG 235 JP- masuk dalam lima truk medium terlaris dibeli diler atau terbanyak dalam daftar truk dengan wholesales terbanyak. Di daftar tersebut, Hino FG 235 JJ bercokol di urutan pertama dengan penjualan sebanyak 264 unit, atau 9,6%.

Truk medium Hino FG 235 JJ – dok.Olx

Kedua, truk Isuzu FVM34 Q yang laku 253 unit atau 9,2%. Ketiga, Hino FG 235 JP yang terjual sebanyak 251 atau 9.1%, dan keempat Mitsubishi Fuso FM 517 HS dengan jumlah 216 atau 7,8%.

Sedangkan Isuzu FVR34S berada di urutan kelima setelah terjual sebanyak 170 unit. Pangsa pasar yang direbutnya 6,2%. Sekadar catatan, total penjualan ritel truk-truk ini tak jauh berbeda dengan jumlah wholesales yang dibukukannya. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This