JETRO Lobi Pemerintah, Pabrik Toyota dan Honda di Malaysia Kembali Beroperasi

Toyota New Hilux, selain di Thailand juga diproduksi di lokal Malaysia – dok,Istimewa


Kuala Lumpur, Motoris – Setelah sebelumnya menyatakan penutupan sementara pabriknya di Malaysia – seiring dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan penguncian wilayah terkait pencegahan penularan virus corona (Covid-19) dan penangguhan operasi industri non esensial – Toyota dan Honda, Senin (18/1/2021) kembali mengoperasikan pabriknya.

Seperti dilaporkan Nikkei dan laman resmi Nasdaq, Senin (18/1/2021) pengoperasian kembali pabrik mobil milik merek asal Jepang itu terjadi setelah pemerintah berubah pikiran dan memperbolehkan industri non esensial atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh beroperasi.

Hal itu berkat lobi industri mobil dan Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang (JETRO) kepada pemerintah setempat agar pekerjaan di pabrik-pabrik diperbolehkan berlanjut.

“Perodua, produsen mobil di lokal (Malaysia) yang didukung oleh perusahaan mobil Jepang Daihatsu Motor, juga diharapkan dapat beroperasi kembali pada Senin (18/1/2021) malam,” tulis Nikkei.

Ilustrasi, sedan Honda City – dok.Autoindustriya

Laman New Straits Times, Sabtu (16/1/2021) melaporkan sebelumnya pemerintah meminta penangguhan industri non esensial berdasar Lembaran Pemerintah Federal yang diterbitkan oleh Jaksa Agung Malysia.

Berdasar lembaga itu, pemerintah melalui Menteri Kesehatan Datuk Seri Adham Baba telah menetapkan kebijakan Movement Control Order dengan penguncian beberapa wilayah, termasuk penangguhan industri non esensial.

Peraturan tersebut mulai berlaku sejak Sabtu (16/1/2021) hingga 26 Januari 2021. Namun, beberapa pabrikan termasuk Honda dan Toyota.

Sebelumnya, Nikkei, Kamis (14/1/2021) melaporkan, Honda menghentikan operasi dua pabriknya yang berada di Penang dan Malaka. Bahkan penghentian operasi itu sudah dimulai sejak Rabu (13/1/2021).

Ilustrasi, Daihatsu Sirion versi facelift yang juga diproduksi di Malaysia oleh Perodua – dok.Istimewa

Sedangkan Toyota melakukannya sejak Kamis (14/1/2021). Pabrik Toyota yang ditutup sementara itu, merupakan pabrik yang memproduksi Toyota Yaris dan Toyota Hilux.

Malaysia dinilai penting oleh industri mobil dunia – termasuk oleh JETRO – karena negeri ini memiliki peran strategis sebagai tempat produksi dan penjualan produk yang penting di kawasan regional Asia Tenggara. Negeri jiran ini merupakan produsen mobil terbesar ketiga di Asia Tenggara setelah Thailand dan Indonesia. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This