Setiap Bulan 86 Mobil Elektrifikasi Toyota Laku Dibeli Konsumen

Toyota C-HR hybrid memantik perhatian kalangan usia muda – dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2020 lalu sebanyak 182.665 unit mobil Toyota terjual ke konsumen (ritel). Jumlah tersebut setara dengan 31% dari total penjualan ritel mobil di Indonesia yang sebanyak 578.327 unit.

Penguasaan pasar sebesar itu dinilai PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai bukti masih tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Toyota dalam memilih sarana mobilitas mereka. Pasalnya, di tahun tersebut, total penjualan ritel nasional – dari seluruh merek dan model kendaraan – anjlok 45% dibanding penjualan ritel tahun sebelumnya.

“Meskipun situasi di tahun 2020 cukup menantang, kami berkomitmen untuk tidak pernah berhenti memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, tidak hanya dengan menghadirkan lineup kendaraan yang lengkap, tapi juga berbagai layanan. Kami bersyukur upaya kami dalam mendukung mobilitas mendapat sambutan baik dari pelanggan dan masyarakat luas,” papar President Director PT TAM, Susumu Matsuda, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Ilustrasi, Toyota Prius Plug-in Electric Hybrid – dok.Motoris

Data yang disajikan TAM menunjukkan, model MPV masih menjadi kontributor penjualan terbanyak dengan total 105.274 unit atau 57,6% dari total penjualan merek ini. “Di tengah penurunan di segmen Low MPV, Avanza-Veloz berhasil mendongkrak dengan membukukan 40.728 unit yang secara komposisi berkontribusi sebesar 38,7% di segmen MPV Toyota,” bunyi keterangan TAM.

Sementara Kijang Innova yang turut menopang penjualan bagi MPV Toyota dengan berkontribusi sebesar 28,5% atau 29.952 unit di sepanjang tahun tersebut. “Kontributor penjualan Toyota terbesar kedua adalah segmen SUV, dengan total penjualan 47.995 unit atau berkontribusi sebesar 26,8% dari total penjualan ritel Toyota,” sebut TAM.

Pada segmen ini, Toyota Rush menjadi kontributor terbesar dengan mencatatkan angka penjualan ritel sebesar 34.528 unit . Jumlah itu setara dengan 71,9% dari total penjuala di segmen SUV Toyota.

Toyota Rush – dok.Istimewa

Namun, pencapaian penjualan selama tahun 2020 yang tidak kalah penting adalah penjualan mobil berteknologi elektrifikasi – baik hybrid (HEV, plug-in hybrid (PHEV), dan battery listrik (BEV) – yang mengalami peningkatan.

“TAM menghadirkan tambahan pilihan kendaraan HEV dengan harga yang lebih kompetitif dengan menghadirkan Corolla Cross HEV. Menutup tahun 2020, TAM menghadirkan teknologi BEV melalui Lexus UX300e,” ujar Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto.

Dengan tambahan model baru itu, lanjut Henry, saat ini TAM memiliki 10 line up kendaraan elektrifikasi, terdiri dari 8 Hybrid Electric Vehicle (HEV), 1 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan 1 Battery Electric Vehicle (BEV). “Dan total sejak awal diperkenalkan tahun 2009 hingga Desember 2020, TAM berhasil membukukan penjualan ritel kendaraan elektrifikasi lebih dari 3.400 unit,” ucap Henry.

Tren penjualan kendaraan jenis ini, kata Henry, terus meningkat. Tahun 2009, rata-rata penjualan ritel elektrifikasi TAM ialah dua unit per bulan. Di 2015, meningkat menjadi rata-rata 15 unit per bulan.

SUV listrik murni atau BEV Lexus UX300e – dok.Toyota

“Sementara di tahun 2020, meningkat signifikan menjadi rata-rata 86 unit per bulan. Hal ini menandakan bahwa secara bertahap masyarakat semakin menerima kendaraan elektrifikasi ini,” imbuh Henry. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This