Honda CR-V Facelift Beredar di Asean, di RI Penjualan Versi Lawas Ambrol Segini

Honda-CR-V-facelift-yang-diluncurkan-di-Malaysia-pada-November-2020-dok.Istimewa-via-Paultan.org

Jakarta, Motoris – Honda Motor Company (Honda) telah menggelontorkan versi penyegaran alias versi facelift di sejumlah negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN), sejak pertengahan tahun 2020 lalu. Tercatat di Thailand pada Juli 2020, di Filipina 23 Oktober 2020, dan di Malaysia pada 6 November tahun itu juga.

Seperti dilaporkan The National, 16 Juli 2020 lalu, ubahan yang dilakukan Honda di SUV medium andalannya itu tak hanya pada bagian paras semata. Namun juga di bagian interior, termasuk penyematan fitur anyar.

Tampilan CR-V anyar itu kini kian sporty dengan seiring dengan penggunaan grill Gloss Black berikut bumper depan dan belakang yang menganut gaya desain baru. Terlebih, velg-nya kini berdesain baru dengan ukuran 18 inci.

“Honda CR-V terbaru kini memiliki perangkat sistem keselamatan pintar, Honda Sensing yang sudah mendukung fitur Honda Connect,” bunyi keterangan resmi pabrikan asal Jepang tersebut.

Interior bagian depan khususnya kokpit Honda CR-V facelift di Malaysia – dok.Istimewa via Paultan.org

Ubahan yang dilakukan di Filipina dan Malaysia kurang lebih sama. Seperti diwartakan laman Paultan, 23 Oktober 2020, untuk mesin masih mengusung mesin seperti versi sebelumnya.

“Ubahan di bagian eksterior terlihat di sejumlah bagian seperti bumper depan dan belakang dengan desain baru yang membuat kesan di bagian bawah SUV ini terlihat lebih lebar,” tulis media itu.

Lantas akankah versi facelift juga segera menggelinding di pasar Indonesia? Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Billy Yusak, dalam media gathering secara virtual yang digelar di Jakarta, Rabu (13/1/2021) tak memberikan jawaban secara pasti.

Dia hanya menyebut penyegaran produk merupakan salah satu strategi untuk mendongkrak penjualan produk, termasuk Honda CR-V. “Tetapi kapan waktunya, tentu pastinya kami akan lihat dulu kondisi dan kebutuhan konsumen,” ujar dia.

Tampilan belakang Honda CR-V facelift di Malaysia – dok.Istimewa via Paultan.org

Sementara, fakta data menunjukkan, sepanjang tahun 2020 lalu, penjualan SUV medium Honda ini tercatat ambles cukup dalam, seiring dengan merosotnya pasar setelah tersapu dampak wabah virus corona (pandemi Covid-19).

Total penjualan ke konsumen (ritel) Honda CR-V di tahun itu hanya 5.759 unit, sedangkan di tahun 2019 masih sebanyak 11.920 unit. Artinya, ambrol setengah lebih atau berkurang 6.161 unit.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ritel yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat total penjualan ritel sepanjang tahun 2020 itu berasal dari penjualan di bulan Januari yang sebanyak 990 unit.

Honda-CR-V-Facelift-yang-meluncurkan-di-Bangkok-International-Motor-Show-Juli-2020-akhirnya-diluncurkan-di-Filipina-pada-23-Oktober-2020-dok.Honda_

Lalu dari penjualan pada Februari 1.051 unit, Maret 1.151 unit, April 116 unit, Mei 74 unit, Juni 192 unit, dan Juli sebanyak 246 unit. Kemudian dari penjualan di bulan Agustus yang sebanyak 297 unit, September 253 unit, Oktober 353 unit, November 529 unit, dan dari penjualan selama Desember yang sebanyak 507 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This