Toyota Siap-siap Perkenalkan SUV Listrik Murni di Tahun Ini

Ilustrasi-gambar-sketsa-SUV-listrik-Toyota-dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Toyota Motor di Eropa disebut-sebut tengah bersiap mengumumkan SUV listrik murni berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) yang menggunakan platform e-TNGA. Dimensi ukuran mobil bersumber tenaga dari setrum ini disebut sebangun dengan Toyota RAV4.

Seperti dilaporkan The Green Journal, Jumat (22/1/2021), hingga kini Toyota memang belum memastikan jadwal pengumuman jati diri SUV listrik murni pertamanya itu (merek Toyota tidak termasuk Lexus). Tetapi yang pasti, sumber-sumber di Toyota Eropa menyebut pengenalan sosok SUV itu dilakukan di Tahun 2021 ini.

Sebelumnya, di pekan kedua Desember 2020 lalu, laman Autoblog mewartakan Toyota telah merilis gambar sketsa SUV itu. Disebutkan, SUV itu merupakan salah satu bagian dari target Toyota untuk memproduksi – mulai dari hybrid, plug-in electric hybrid (PHEV), BEV, dan kendaraan berbahan hidrogen (FCEV) – sebanyak 5,5 juta unit per tahun di tahun 2025 nanti.

Gambar-SUV-listrik-Toyota-dok.Istimewa

Sepanjang tahun itu, Toyota akan meluncurkan 60 model baru mobil elektrifikasi. Semua kendaraan jenis ini menggunakan platform e-TNGA.
Platform ini, disebut mendukung penggerak roda depan, belakang, atau semua roda. Selain itu mebdukung kendaraan untuk menggunakan modul baterai modular dengan berbagai ukuran dan desain.

Deputy Chief Officer Toyota, Koji Toyoshima, pada tahun 2020 lalu menyatakan Toyota berencana memproduksi EV secara massal dengan paket baterai solid-state. Hal tersebut sejalan dengan apa yang telah dijanjikan perusahaan sebelumnya, meski dia tidak secara jelas memaparkan rencana untuk mencapai tujuan itu.

Pasalnya, tidak sedikit perusahaan lain yang gagal mewujudkan kendaraan listrik berbasis baterai solid state – yang mampu menyokong daya jangkau mobil lebih jauh, pengecasan cepat, serta harga lebih terjangkau – seperti BMW dan Fisker sejauh ini gagal mewujudkannya.

Toyota, yang merupakan salah satu raksasa otomotif dunia, kerap dibilang terlambat dalam hal pengembangan mobil listrik. Namun, pabrikan asal Jepang itu menyatakan teknologi hybrid dan PHEV yang diaplikasikan pada mobil-mobil elektrfikasi buatannya selama ini telah memberikan teknologi listrik yang dibutuhkan oleh masyarakat sejalan dengan ketentuan atau peraturan yang ada.

Ilustrasi, beberapa konsep mobil listrik Toyota – dok.Toyota

Bahkan teknologi tersebut menjadi dasar yang memungkinan pengembangan mobil listrik murni secara cepat. Keberhasilan teknologi hybrid telah memberikan landasan yang kuat bagi Toyota untuk mengembangkan powertrains berlistrik lainnya, khususnya mobil listrik kyrni.

“Dan itu akan diperkenalkan ketika waktu, pasar, dan infrastrukturnya tepat. Kondisi seperti itu telah semakin dekat,” papar salah seorang pejabat Toyota di Eropa, Andrea Carlucci. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This