Jadi MPV Terlaris di Dunia, Begini Kinerja Penjualan Toyota Sienta di RI

Toyota Sienta dok.Istimewa

MPV Terlaris di Dunia, Begini Kinerja Penjualan Toyota Sienta di RI


Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2020 lalu MPV sliding door buatan Toyota Motor – yakni Toyota Sienta – menjadi salah satu MPV terlaris di dunia, dengan bertengger di urutan ke-7 dalam daftar 10 besar. Data hasil riset yang dilakukan Focus2Move menunjukkan mobil ini terjual sebanyak 88.350 unit.

Sementara, di Indonesia – data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) – menunjukkan kinerja penjualan Sienta ke konsumen (ritel) menurun. Namun, fakta seperti ini tak hanya dilami oleh Sienta saja, tetapi juga MPV maupun model-model lain dari hampir semua merek yang beroperasi di Tanah Air.

Toyota Sienta membukukan penjualan ritel sebanyak 907 unit pada tahun 2020. Jumlah ini berasal dari penjualan ritel selama bulan Januari yang sebanyak 157 unit, Februari 145 unit, Maret 104 unit, April 52 unit, Mei 45 unit.

Toyota Sienta Welcab dengan ursi khusus model captain seat di baris kedua yang bisa turun dan masuk ke kabin secara elektrik, cocok bagi lansia atau mereka yang berkebutuhan khusus – dok.TAM

Kemudian dari penjualan yang dicatatkan selama bulan Juni yang sebanyak 65 unit, Juli 67 unit, Agustus 50 unit, dan dari penjualan selama September 44 unit. Lalu dari penjualan pada bulan Oktober 46 unit, November 92 unit, dan Desember 40 unit.

Volume penjualan MPV ini memang tak sesemarak saudara-saudaranya – yakni Toyota Avanza maupun Toyota Kijang Innova. Ihwal fakta itu, Interactive Communication Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Dimas Ibrahim Azka, mengakui ceruk pasar yang dibidik Sienta memang tidak sebesar yang digarap dua sudaranya itu.

“Bisa dibilang, ceruk pasar Sienta itu nieche market (ceruk pasar yang kecil). Tetapi loyal dan potensial daya belinya. Mereka adalah orang-orang yang menginginkan kendaraan di atas Avanza – baik secara tampilan, kapasitas space, hingga fitur – tetapi masih di bawah (Toyota) Innova,” ujar Dimas saat dihubungi di Jakarta, Rabu (3/2/2021) malam.

Toyota New Sienta versi khusus yang dipamerkan di Indonesia Trade Expo 2018 di ICE, BSD City, Tangerang – dok.Motoris

Dengan posisi seperti itu, penjualan Sienta yang secara volume memang tak besar, namun permintaannya masih ada. Terlebih, Sienta di Indonesia menggarap ceruk pasar itu sendirian, setelah pesaingnya yakni Honda Freed undur diri.

Melihat fakta seperti itu, Dimas memastikan kemungkinan kiprah Sienta di pasar Indonesia diakhiri juga masih jauh dari pemikiran. Terlebih, Toyota secara global maupun lokal Indonesia menerapkan prinsip memenuhi kebutuhan konsumen di segala lini, dengan menyuguhkan berankea ragam varian.

Sebelumnya, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manudacturing Indonesia (TMMIN) – yang merupakan manufaktur pembuat Toyota Sienta di Tanah Air – Bob Azam, juga mengutarakan hal senada. Menurut dia, konsepsi berpikir Toyota dalam memproduksi Toyota Sienta adalah secara makro.

Kursi Roda bisa masuk ke bagasi Toyota Sienta meski tanpa dilipat – dok.Motoris

“Jadi kita melihatnya tidak semata-mata hanya kebutuhan lokal saja, tetapi juga global. Karena Sienta ini juga kita ekspor. Dan di pasar luar negeri masih oke permintaannya. Artinya, Sienta masih diminati,” kata dia.

Selain Malaysia, kata Bob, Sienta buatan Indonesia juga dikirim ke Singapura, Thailand, Timor Timur dan Brunei Darussalam. Bahkan di sejumlah negara, penjualannya juga masih di atas MPV model lain. (Fat/Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This