Di Pasar MPV Premium RI, Honda Odyssey Tak Berdaya Dilumat Alphard

Honda Odyssey versi terbaru yang diluncurkan PT Honda Prospect Motor di RI pada 18 Februari 2021 – dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – PT Honda Prospect Motor (HPM) – agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia – Kamis (18/2/2021) kemarin memperkenalkan New Honda Odyssey secara virtual di kanal Youtube Hondaisme pada 18 Februari 2021. Pengenalan ini sekaligus menandai dimulainya penjualan.

HPM menyebut, dengan mengusung konsep Amplified Confidence, MPV ini diklaim menawarkan tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih tinggi. Bahkan, membuat pengendaranya tampil lebih percaya diri berkat tampilan yang disebut semakin mewah dan elegan.

New Honda Odyssey disajikan dalam dua pilihan warna yakni Platinum White Pearl dan Premium Sparkle Black Pearl. Keduanya dibanderol Rp 888 juta on the road Jakarta.

“Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2005, Honda Odyssey telah menjadi mobil premium multi penumpang yang berdesain mewah dan stylish. Dan kini, Honda Odyssey telah menciptakan kelas konsumennya tersendiri yang aktif, stylish, dan juga mengutamakan kenyamanan dan keamanan dalam beraktivitas sehari-hari maupun bersama keluarga,” bunyi keterangan resmi HPM yang dirilis, Kamis (18/2/2021).

Peluncuran Honda Odyssey versi paling anyar di RI – dok.Istimewa

Soal rekam jejak penjualan yang diukir Honda Odyssey, HPM memiliki klaim tersendiri. Dia menyebut lebih dari 4.450 unit telah laku dibeli konsumen. Lantas, bagaimana sejatinya MPV andalan Honda Indonesia di segmen MPV premium ini?

Fakta berbicara, MPV ini masih belum berdaya menghadapi pesaing beratnya, Toyota Alphard. Dengan kesimpulan singkat, Honda Odyssey masih tak berdaya dilumat Alphard.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ke konsumen (ritel) yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat, di bulan Januari tahun ini Honda Odyssey terjual sebanyak 8 unit. Angka ini masih tertinggal oleh Lexus LM Series yang laku 10 unit, dan jauh di bawah jumlah yang dikantongi Alphard, yakni 93 unit.

Ilustrasi, Toyota Alphard 2020 – dok.Priceprice

Kesenjangan yang sangat lebar juga terjadi di tahun 2020. Fakta data berbicara, sepanjang tahun itu Honda Odyssey terjual ke konsumen sebanyak 120 unit. Sementara Alphard mengantongi 2.922 unit atau setara dengan 88,9% dari total penjualan MPV premium di Tanah Air.

Penjualan ritel Alphard sebanyak itu dikoleksi dari penjualan sepanjang bulan Januari yang sebanyak 192 unit, Februari 377 unit, Maret 441 unit, April 152 unit, Mei 94 unit, Juni 248 unit, Juli 233 unit, Agustus 227 unit, dan September 198 unit.

Toyota Alphard hybrid – dok.Motoris

Kemudian dari penjualan di bulan Oktober yang sebanyak 248 unit, November 224 unit, dan Desember 288 unit. (Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This