Ini Rekam Jejak Penjualan Hyundai Ioniq di RI hingga Januari Tahun Ini

Mobil listrik Hyundai Ioniq – dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – Mobil listrik murni (mobil listrik berbasis baterai atau BEV) sejatinya sejak beberapa bulan lalu telah dijual secara resmi di Indonesia, baik oleh merek yang tercatat sebagai anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) maupun bukan.

Di jajaran anggota Gaikindo terdapat merek Hyundai dan BMW, sedangkan di luar itu ada Tesla yang dijajakan oleh importir umum.

Data yang dihimpun Gaikindo menunjukkan, sepanjang tahun 2020 lalu Hyundai membukukan penjualan mobil listrik (BEV) ke diler (wholesales) sebanyak 119 unit. Jumlah itu berasal dari penjualan mobil listrik Hyundai Ioniq yang sebanyak 81 unit dan Hyundai Kona 38 unit.

Sementara, di periode yang sama penjualan mobil listrik BMW sebanyak 5 unit. Jumlah tersebut merupakan penjualan mobil listrik BMW i3.

Serah terima Hyundai Ioniq dan Kona listrik kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diterima Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil – dok.Istimewa

Sedangkan di bulan Januari tahun ini, Hyundai Ioniq terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 6 unit dan ke diler (wholesales) 27 unit. Penjualan ke sejumlah instansi pemerintah – baik pusat maupun daerah – disebut-sebut merupakan penyumbang angka penjualan itu.

“Yang saya dengar informasinya seperti itu, banyak dibeli oleh instansi pemerintah,” kata kolega Motoris di Kementerian Perindustrian yang dihubungi di Jakarta, Senin (22/2/2021).

Hyundai di Indonesia, kata sang kolega, sebenarnya telah memulai penjualan Ioniq pada awal tahun 2020. Kala itu, Hyundai di Tanah Air mengimpor Hyundai Ioniq dari Korea Selatan yang diperuntukkan memenuhi pesanan operator taksi online Grab.

Hyundai Ioniq baru dijual untuk umum pada November 2020 lalu. Dia ditawarkan dalam dua varian yakni Hyundai Ioniq Prime yang dibanderol Rp 624,8 juta dan Hyundai Ioniq Signature yang dihargai Rp 664,8 juta.

Sedan listrik Hyundai Ioniq yang menjadi armada Grab Elektrik – dok.Istimewa

Hanya, dibanding mobil elektrifikasi lainnya yakni Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), penjualan mobil listrik murni di Tanah Air masih tertinggal jauh. Total wholesales mobil elektrifikasi itu mencapai 1.234 unit di sepanjang tahun 2020.

Fakta data berbicara, Toyota Corolla Cross hybrid menjadi model yang paling banyak terjual, yakni 652 unit. Kemudian Nissan Kicks yang laku 153 unit.

Dia disusul Toyota Camry hybrid yang terjual 130 unit, C-HR Hybrid yang membukukan penjualan 126 unit. Lalu Corolla Altis hybrid yang terlego ke diler 41 unit, Toyota Prius dan BMW i8 yang membukukan penjualan 1 unit.

Toyota Corolla Cross hybrid – dok.Istimewa

Sedangkan di segmen PHEV penjualan satu-satunya dibukukan oleh Mitsubishi Outlander PHEV. Totalnya 6 unit. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This