Dapat PPnBM 0%, Akankah Penjualan Toyota Sienta di RI Tak Merana Lagi?

Toyota Sienta yang dijual di Indonesia – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 yang merupakan payung hukum kebijakan relaksasi PPnBM dengan memangkas tarif pajak tersebut hingga 100%, sehingga PPnBM mobil baru menjadi 0%. Ada sejumlah syarat dan ketentuan berlaku yang ditetapkan di beleid anyar itu, bagi mobil yang ingin mendapatkannya.

“Selain diproduksi di dalam negeri dengan kandungan komponen lokal, dengan bukti local purchasing komponen minimal 70%, mobil yang berhak memanfaatkan relaksasi ini adalah mobil (berpenggerak) 4×2 maupun sedan. Tujuannya selain untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, juga menstimulasi local purchasing (penyerapan komponen buatan lokal). Sehingga industri otomotif dan supply chain-nya tumbuh,” papar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Toyota Sienta versi facelift untuk pasar lokal Jepang – dok.Istimewa

Mobil-mobil yang berhak mendapatkannya telah diajukan oleh Agen Pemegang Merek (APM) yang beroperasi di Tanah Air dengan mengacu kepada ketentuan itu. Hasilnya, melalui Keputusan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 2021 Tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung Oleh Pemerintah Pada Tahun Anggaran 2021, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menetapkan 21 mobil yang berhak mendapatkannya.

Salah satu mobil yang masuk ke dalam daftar mobil yang berhak mendapatkan tarif PPnBM yang dipangkas itu adalah MPV Toyora Sienta. Dalam lampiran kedua di Keputusan Menteri Perindustrian itu, disebutkan mobil keluarga serbaguna Toyota itu berkandungan lokal 72,9%.

Lantas yang menjadi pertanyaan, akankah fasilitas PPnBM 0% itu bakal memantik penjualan Toyota Sienta melaju dengan serta merta? Maklum jika pertanyaan ini membuhul di benak siapa saja yang menyimak kiprah mobil-mobil buatan Toyota.

Toyota Sienta, kini di Indonesia mendaoatkan fasilitas tarif PPnBM 0 persen – dok.Istimewa

Pasalnya performa penjualan Toyota Sienta di Indonesia tak semengkilap di negara lain. Di Jepang misalnya, tahun 2018 terjual 94.048 unit, dan di tahun 2019 mencapai 110.880 unit.

Ada apa Sienta di Indonesia?
Seperti diketahui, penjualan Toyota Sienta selama ini paling merana di antara MPV buatan Toyota yang dijajakan di Indonesia. Padahal, di pasar mobil Tanah Air, dia melenggang sendirian zonder lawan sepadan, karena pesaingnya Honda Freed telah lama undur diri dari pasar dan tak dijual lagi

Fakta data berbicar. Di tahun 2020 lalu, meski di pasar dunia menjadi salah satu MPV terlaris di dunia, ternyata di Indonesia penjualannya di bawah biasa-biasa saja. Seperti dilaporkan laman Focus2Move, MPV sliding door buatan Toyota Motor – yakni Toyota Sienta –bertengger di urutan ke-7 dalam daftar 10 besar. Data hasil riset yang dilakukan Focus2Move menunjukkan mobil ini terjual sebanyak 89.162 unit.

Toyota Sienta Welcab dengan ursi khusus model captain seat di baris kedua yang bisa turun dan masuk ke kabin secara elektrik, cocok bagi lansia atau mereka yang berkebutuhan khusus – dok.TAM

Sementara, di Indonesia, data penjualan di Gaikindo memperlitakan penjualan ke konsumen (penjualan ritel) Sienta di sepanjang tahun itu hanya 907 unit pada tahun 2020. Jumlah ini berasal dari penjualan ritel selama bulan Januari yang sebanyak 157 unit, Februari 145 unit, Maret 104 unit, April 52 unit, Mei 45 unit.

Kemudian dari penjualan yang dicatatkan selama bulan Juni yang sebanyak 65 unit, Juli 67 unit, Agustus 50 unit, dan dari penjualan selama September 44 unit. Lalu dari penjualan pada bulan Oktober 46 unit, November 92 unit, dan Desember 40 unit.

Bahkan di bulan pertama atau Januari 2021 ini, Sienta hanya terlego ke konsumen 35 unit dengan pangsa pasar 0,4%. Berkaca dari fakta, pertanyaan pun mencuat, ada apa dengan Sienta di Indonesia? Padahal, menjadi pemain tunggal di pasar dengan potensi penyerapan MPV yang begitu besar?

Toyota New Sienta versi khusus – dok.Motoris

Akankah pasar terpantik oleh fasilitas tarif PPnBM yang akan dipangkas di sepanjang 10 bulan ke depan? Seperti diketahui tarif PPnBM yang berlaku Maret – Mei adalah 0%, Juni – Agustus 50%, dan September – Desember 25%. (Fer/Mus/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This