Toyota Filipina Tak Lagi Jual Innova Bermesin Bensin, Ini Alasannya

Toyota Innova versi terbaru di Filipina – dok. Autoindustriya


Manila, Motoris – Beberapa pekan lalu Toyota Motor di Filipina resmi melucurkan dan memulai penjualan MPV medium Toyota Innova. Namun, di dalam daftar varian yang dijual ternyata sudah tidak ada lagi Toyota Innova yang bermesin bensin VVT-i dan hanya mesin turbodiesel 2.8 liter.

Laman Autoindustriya dalam laporannya yang dirilis Jumat (5/3/2021) menyebut, dari konfirmasi yang dilakukannya kepada Toyota Innova negeri itu diketahui kebijakan penghapusan Innova bermesin bensin dari daftar penjualan dikarenakan alasan penjualan.

“Ini dikarenakan volume penjualan yang tidak moncer. Menurut produsen mobil itu (Toyota) penjualan Innova (di Filipina) selama ini 95% merupakan (varian bermesin) diesel dan hanya 5% yang (bermesin) bensin,” tulis media itu.

Fakta data yang disajikan Toyota Filipina menyatakan sejak awal diluncurkan pada tahun 2016 lalu, Toyota Innova di Negeri Pisang itu telah terjual 92.000 unit. Dari jumlah tersebut, 87.486 unit di antaranya merupakan varian bermsin diesel

Mesin Toyota Innova – dok.Autoindustriya

Sedangkan varian bermesin bensin hanya 4.604 unit. Artinya, rata-rata penjualan Innova diesel saban tahunnya – di rentang lima tahun sejak tahun 2016 itu – sebanyak 17.497 unit, sementara varian bermesin bensin hanya 920 unit.

“Dari sudut pandang bisnis dan operasional, tidak ada gunanya masih menyetok varian mesin ini (bensin) di pabrik dengan penjualan kurang dari 1.000 unit,” tulis Business Inquirer.

Fenomena seperti itu tak hanya dialami oleh Toyota saja, tetapi juga Ford Motor yang menjual Ford Focus di Filipina. Pada saat merek asal Amerika Serikat itu menyuguhkan opsi bermesin diesel yang diimbuhi turbo TDCI 2.0L ternyata volumenya tak memenuhi harapan

Mobil yang dilengkapi dengan transmisi manual enam tingkat percepatan dan transmisi DCT enam tingkat percepatan, penjualannya ternyata lemot.
Walhasil, merek yang bermarkas di Detroit, Michigan, Negeri Paman Sam itu menghentikan penjualannnya.

Toyota Innova versi terbaru yang akan meluncur di Filipina-20 Februari 2021-dok.Autoindustriya

Sebab, rasio penjualan varian tersebut secara skala ekonomi tak mencapai, karena hanya 5% dari total penjualan yang dibukukan. Ford tentu tak ingin tekor. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This