Diduga Bakal Dapat Diskonan PPnBM, Begini Penjualan Fortuner di Januari – Februari

Toyota Fortuner, salah satu dari lima mobil terlaris Toyota di 2020- dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah memberikan sinyal perluasan pemberlakuan relaksasi alias diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dalam pembelian mobil. Kini, kebijakan yang saat ini masih berlaku untuk mobil bermesin 1.500cc ke bawah, akan diberlakukan untuk mobil di atas 1.500cc hingga 2.500cc.

Bahkan Menteri Agus mengklaim rencana itu juga atas arahan Presiden Joko Widodo. Namun dengan catatan, mobil yang mendapatkannya harus mempunyai tingkat kandungan lokal minimal 70%.

“Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan,” ujar Agus dalam keterangan resmi, yang dirilis di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, juga menyampaikan hal serupa. “Kami sedang melakukan penyempurnaan, yang di atas 1.500 cc mungkin bisa sampai 2.500 cc. Ini yang nanti bisa meng-address isu mengenai beberapa permintaan terhadap mobil di atas 1.500 cc di dalam relaksasi PPnBM yang diberikan,” kata dia.

Ilustrasi, Toyota New Fortuner – dok.Istimewa

Sontak, sejumlah spekulasi pun bertebaran. Khususnya informasi yang mengira – kira mobil – mobil di kategori yang direncanakan mendapat hak penggunaan fasilitas diskon PPnBM itu.

Salah satunya, Toyota Fortuner bermesin diesel 2.400 cc, empat silinder. SUV ladder frame Toyota ini diproduksi di dalam negeri, dengan kandungan lokal yang 70% lebih.

“Selama ini, varian bermesin diesel (2.400cc) merupakan model yang paling banyak dibeli customer. Jadi, kalau ada diskon PPnBM, saya kira akan semakin banyak diminati konsumen,” ujar salah seorang petinggi diler Toyota, yang dihubungi di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Faktanya, data yang dihimpun Motoris dari laporan penjualan unit ke konsumen (ritel) ke Gabungan industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat penjualan Fortuner memang meningkat. Khususnya, di dua bulan pertama atau Januari dan Februari tahun ini.

Interior New Fortuner – dok.PT TAM

Tercatat, di Januari penjualan ritel yang dikantonginya sebanyak 976 unit. Sementara di bulan Februari menanjak menjadi 1.540 unit.

Dengan mengoleksi penjualan ritel sebanyak itu, Fortuner menguasai 44% pangsa pasar. Fakta juga berbicara, di sepanjang tahun 2020 lalu, total penjualan ritel SUV ladder frame Toyota ini mencapai 12.420 unit dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 38,4%.

Di tahun sebelumnya, atau tahun 2019, total penjualan ritel yang dikantonginya sebanyak 18.270 unit dengan pangsa pasar 30,2%. Pasar ini dihuni oleh Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Nissan Terra, dan Isuzu MU-X. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This