Jelang Lebaran Pesanan Toyota Calya Meningkat Pesat

Toyota New Calya – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Toyota Calya bukanlah salah satu mobil yang berhak mendapatkan diskon tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hingga menjadi 0% yang berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 berlaku Maret-Mei tahun ini. Pasalnya, berdasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2013, mobil ini memang sudah dibebaskan dari pengenaan PPnBM.

Kendati begitu, di bulan Maret ini – khususnya dari tanggal 1 hingga 19 Maret – ternyata pemesanannya (penghitungan jumlah pesanan berdasar Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK yang diterima diler) naik pesat dibanding periode sama di bulan-bulan sebelumnya.

“Ini menunjukkan proses recovery di segmen pasar LCGC ya. Karena demand (permintaan) di segmen ini, sebelumnya juga tertekan dampak pandemi Covid-19,” ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, yang dihubungi di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Ilustrasi, LCGC Toyota New Calya – dok.Motoris

Menurut Anton, sepanjang 19 hari pertama di bulan Maret ini, total SPK Toyota Calya yang diterima diler Toyota di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 2.002 unit. Jumlah ini naik 19% dibanding SPK yang diterima pada rentang waktu yang sama di bulan Februari, yang sebanyak 1.700 unit.

Sementara, jika dibanding dengan kurun waktu yang sama selama bulan Januari, jumlah SPK di 19 hari pertama Maret itu meningkat hingga 33%. Sebab, selama masa yang sama di Januari, SPK Calya tercatat sebanyak 1.526 unit.

Dugaan kuat yang muncul ke permukaan atas kenaikan pemesanan LCGC ini adalah karena didorong oleh kebutuhan masyarakat menghadapi lebaran. “Sebab, dari pengalaman yang ada selama ini, masyarakat menyiapkan kendaraan untuk lebaran itu tiga atau dua bulan sebelum hari H lebaran,” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Naiknya permintaan di segmen entry level khususnya LCGC yang selama ini tercatat paling sensitif terhadap dampak ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, kata Jongkie, juga menjadi pertanda mulai naiknya optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan proses vaksinasi Covid-19 yangtelah dijalankan.

Daihatsu Sigra versi terbaru – dok.Istimewa

Pemesanan kembaran Toyota Calya, yakni Daihatsu Sigra juga diklaim mengalami tren serupa yakni meningkat. Dalam konferensi pers virtual yang digelar di Jakarta, Kamis (18/3/2021) lalu, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, menyatakan kalim itu.

Hanya, dia tak merinci angka pemesanan Daihatsu Sigra secara rinci. Tetapi, yang pasti, dia menyebut pesanan pikap Gran Max, blind van Gan Max, Daihatsu Sirion, Daihatsu Ayla, dan Daihatsu Sigra – di rentang waktu 1 – 17 Maret – naik 133% dibanding periode sama bulan sebelumnya.

Data yang sebelumnya dirilis PT ADM menunjukkan, di bulan Januari – Februari tahun ini, total penjualan ritel Daihatsu Sigra sebanyak 4.305 unit atau 24% dari total penjualan ritel Daihatsu sepanjang dua bulan pertama. Sedangkan penjualan ke diler (wholesales) selama kurun waktu itu 4.896 unit atau 26,6% dari total wholesales periode itu.

Tampilan belakang New Astra Daihatsu Sigra 1.2 R Deluxe – dok.ADM

Adapun di tahun 2020, di rentang waktu yang sama (Januari – Februari) total penjualan ritel Daihatsu Sigra sebanyak 8.312 unit atau 29,4% dari total penjualan ritel Daihtasu. Sementara wholesales 8.068 unit atau 26,9%. (Fan/Don/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This