Ini Penyebab Kipas Radiator Bermasalah, Awas Mesin Overheat

Kipas radiator mobil – dok.C Chamber

Tangerang, Motoris – Meski bentuk dan namanya terlihat sepele, namun kipas radiator mobil (radiator fan) adalah salah satu komponen yang memiliki peran penting di mobil. Sebab, peranti ini berfungsi mengalirkan udara sejuk ke sistem pendinginan mesin untuk menjaga suhu mesin sehingga tidak mengalami overheat.

Kipas radiator di mobil – baik pada mobil produksi era dulu dan sekarang – ada dua jenis yakni berpenggerak manual dan berpenggerak elektrik. Jenis pertama digerakkan oleh poros engkol, dan jenis kedua digerakkan oleh motor listrik.

“Keduanya mempunyai fungsi yang sama, yaitu menjaga suhu air pendingin mesin agar dalam suhu yang sesuai dengan suhu mesin saat bekerja. Selain itu, untuk mendinginkan suhu kondensor AC agar tetap dalam kondisi normal,” ujar Spesialis Dinamo Ampere dan Radiator bengkel Rizky Motor, Cipondoh, Tangerang, Endi Suryadi, saat ditemui di Tangerang, Jumat (26/3/2021).

Jika kipas bermasalah maka suhu air radiator juga tak terkontrol alias meninggi. Sehingga, suhu mesin pun tak terkendali ketika jantung mekanis mobil itu bekerja atau mobil dalam kondisi aktif. Akibatnya, mesin overheat dan mobil mobil. “Atau jika dipaksakan bisa fatal akibatnya, mobil bisa terbakar,” kata Endi.

Mesin mobil overheat – dok.Istimewa via .Carolina Auto Service

Untuk mengetahui kipas radiator itu bermasalah, kata Endi, sejatinya cukup mudah. Pengemudi bisa melihat tanda-tanda di lampu indikator – yang menunjukkan status radiator – menyala, atau mesin overheat.

Kedua, AC mobil tiba-tiba tak dingin meski tingkat embusan suhu dingin di perangkat tersebut telah disetel pada tingkat yang optimum. “Ketiga, munculnya bunyi-bunyi yang tidak semestinya dari arah depan mobil khususnya di bagian radiator,” jelas Endi.

Penyebab masalah
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kipas radiator bermasalah. Salah satu penyebab kipas pendingin rusak adalah karena visco pada kipas tersebut mengalami kerusakan.

Visco adalah kipas radiator yang menggunakan minyak untuk mengatur kekuatan putaran kipas. Kipas visco digerakkan oleh mesin dan putaran visco tergantung pada putaran mesin.

Kemungkinan kedua, karena kabel konektor terputus sehingga arus listrik terhenti dan kipas tak berputar. Kabel terputus dikarenakan beberapa hal mulai dari digigit tikus, atau karena kabelnya atau konektornya yang sudah getas karena faktor usia.

Ketiga, kemungkinan fan belt pada kipas yang terputus atau power steering kipas yang rusak. Tetapi, penyebab masalah kipas radiator yang juga sering terjadi – tetapi luput dari perhatian orang – adalah sekring yang rusak, sehingga arus listrik ke rangkaian sistem penggerak kipas tidak ada. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This