Targetkan Jual 90.000 Unit di Tahun Ini, Mitsubishi RI Siapkan Produk Baru

Mitsubishi Xpander Cross – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mematok target sepanjang tahun fiskal 2021 ini bisa menjual mobil sebanyak 90.000 unit, yang terdiri dari 60.000 unit kendaraan penumpang dan 30.000 unit kendaraan komersial ringan. Pasar yang tengah berada jalur menuju pemulihan plus insentif relaksasi pajak (diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM) diyakini menjadi pendorong pencapaian target tersebut.

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang menuju pulih, serta prediksi target Gaikindo (yang menetapkan target penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih sebanyak 750.000 unit tahun ini), kami menargetkan penjualan 90.000 unit pada tahun fiskal 2021 ini. Angka itu terdiri dari 60.000unit dari passenger car dan 30 .000 unit dari light commercial vehicle (LCV),” ungkap Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, pemberian insentif kepada industri otomotif oleh pemerintah berupa pemangkasan tarif PPnBM untuk mobil bermesin 1.500cc ke bawah juga diyakini menjadi pemantik meningkatnya penjualan. Setidaknya, ini terlihat dari penjualan dua model Mitsubishi yang berhak mendapatkan insentif pemaprasan tarif pajak itu, yakni Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Black Edition – dok.MMKSI

“Dampak (insentif diskon PPnBM) sangat positif. Angka penjualan (Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross) kalau kami lihat tahun 2020 yang memang terdampak pandemi, rata-rata per bulan 2.100 unit – 2.200 unit. Namun setelah Maret 2020, yakni setelah (ada diskon tarif) PPnBM, dalam sebulan bisa mencapai 4.500 unit, jadi naik dua kali lipat. Makanya akan kami optimalkan,” papar Irwan.

Sekadar catatan, berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 31 Tahun 2021, mobil penumpang bermesin 1.500cc ke bawah dengan kandungan lokal (local purchase) minimal 70% berhak mendapatkan insentif berupa pemangkasan tarif PPnBM. Insentif diberikan dalam tiga periode dengan besaran diskon yang berbeda, periode pertama (Maret – Mei) diskon yang diberikan 100% sehingga tarif PPnBM menjadi 0%.

Kemudian, periode kedua yang berlangsung Juni – Agustus dengan diskon 50% dari tarif yang berlaku sebelumnya. Ketiga, sepanjang September – Desember dengan diskon 25% dari tarif yang berlaku sebelum kebijakan pemangkasan tarif PPnBM diberlakukan.

Mitsubishi New Pajero Sport, meski tak mendapatkan diskon tarif PPnBM, namun Mitsubishi Motor Indonesia menggeklar program khusus dalam penjualannya – dok.Istimewa

Berdasar penetapan melalui Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 839 Tahun 2021, Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross berhak mendapatkannya. Keduanya selain diproduksi di dalam negeri juga memiliki local purchase yang memenuhi syarat, yakni minimal 70%.

Namun, selain faktor kondisi pasar dan insentif pajak, faktor lain yang diyakini juga mendorong peningkatan penjualan adalah hadirnya produk baru maupun produk yang dsegarkan atau diperbarui. Hanya, Irwan belum bersedia mengungkap jatidiri produk baru tersebut.

“Kami melakukan development untuk produk terbaik dan maksimal, baik dari sisi produk dan perawatannya. Untuk detail produk yang kami hadirkan, nanti akan dikabarkan,” ucap dia.

Ilustrasi, Mitsubishi New Triton – dok.Motoris

Terlebih, agen pemegang merek kendaraan penumpang dan komersial ringan Mitsubishi di Tanah Air ini juga akan menambah jaringan penjualan atau diler sebanyak delapan unit di sepanjang tahun ini. Sehingga, pada akhir tahun 2021, total jumlah diler telah mencapai 164 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This