Ekspor Suzuki XL7 Melonjak 136% di Kuartal I, di Dalam Negeri Terjual Segini

Suzuki XL7 – dok.PT SIS


Jakarta, Motoris
– Sepanjang Januari hingga Maret lalu, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) membukukan peningkatan ekspor sejumlah mobil Suzuki yang dibuat di Indonesia ke luar negeri dalam wujud utuh (CBUhingga 12%. Sebanyak 17.216 unit mobil Suzuki berhasil dikirim ke luar negeri sepanjang tiga bulan pertama itu.

Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT SIM, Apriyanto, mobil sebanyak itu dikirim Suzuki Indonesia ke 51 negara tujuan ekspor. Mereka berada di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Oseania, serta Afrika.

“Peningkatan performa ekspor ini tentu kami sambut positif. Selain menandakan bahwa pasar otomotif internasional mulai pulih, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kualitas produk Suzuki Indonesia telah diakui dan diminati secara global, terutama XL7 yang meningkat hingga 136% dan Karimun Wagon R sebesar 277%,” ungkap Apriyanto dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Ekspor Suzuki XL7 Melonjak 136% di Kuartal I, di Dalam Negeri Terjual Segini

Kontribusi ekspor Suzuki XL7 ini mencapai 25,3% dari total ekspor Suzuki yang berhasil dibukukan sepanjang triwulan kesatu itu. Ekspor dalam wujud CBU lainnya dicatatkan oleh Suzuki Ertiga dengan kontribusi ke total ekspor sebesar 14,1%.

Selain itu – di sepanjang seperempat pertama tahun 2021 tersebut – SIM juga membukukan ekspor Karimun Wagon R secara terurai (CKD/Completely Knock Down). Porsinya mencapai sebesar 29,3% “Tidak hanya peningkatan pada periode Januari-Maret 2021, Suzuki juga mencatatkan adanya peningkatan pada angka ekspor CBU bulan Maret jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021,” ujar Apriyanto.

Kenaikan ekspor di bulan Maret (dari Februari) itu dimotori oleh produk buatan dalam negeri, New Carry Pick Up yang permintaannya melonjak hingga 66%. Pada bulan ketiga itu ekspor Suzuki XL7 sebanyak 2.000 unit atau meningkat hampir 20% dibanding bulan sebelumnya.

Suzuki New Carry Pick Up – dok.Istimewa

Sementara itu, di dalam negeri – seperti terlihat di laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihimpun Motoris – terlihat, penjualan Suzuki XL7 ke konsumen (ritel) tercatat sebanyak 3.913 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan ritel sepanjang bulan Januari sebanyak 1.227 unit, Februari 633 unit, dan Maret 2.053 unit.

Data ini menunjukkan bahwa Suzuki XL7 yang mendapatkan fasilitas relaksasi perpajakan berupa pemangkasan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) itu penjualannya meroket di bulan Maret. Seperti diketahui – berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 31 Tahun 2021 – diskon tarif PPnBM yang berlaku sejak 1 Maret hingga 31 Mei nanti sebesar 100% alias tarif menjadi 0%.

Suzuki XL7 – dok.Motoris

Fakta data juga berbicara, Suzuki XL7 yang secara resmi diluncurkan di Indonesia pada 15 Februari 2020 itu, sepanjang tahun 2020 itu terjual ke konsumen sebanyak 8.575 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This