Pasca Insiden Kebakaran, Penjualan Hyundai Kona Listrik di Korea Rontok

Hyundai Kona listrik model 2020 – dok.Autoblog


Seoul, Motoris
– Hyundai Motor Company, Rabu (21/4/2021) secara resmi menyatakan menetop produksi mobil listrik Hyundai Kona di Korea Selatan. Langkah ini diambil menyusul kasus terbakarnya sejumlah mobil bersumber tenaga dari setrum itu di sejumlah negara.

“Kami tidak lagi memproduksi Kona listrik. Tetapi kami belum memutuskan secara pasti (kapan mulai) menghentikan produksi, tetapi model tersebut diharapkan akan dihentikan secara alamiah ketika volume yang sudah diproduksi telah habis,” ujar seorang pejabat Hyundai di Seoul, Korea Selatan, seperti dilaporkan laman Business Korea, Rabu (21/4/2021).

Hyundai, lanjut sang pejabat, tetap akan terus menjual kendaraan listrik ke luar negeri karena masih laris di Amerika Utara dan Eropa. Meski, setelah kasus kebarakan dan berbuntut penarikan (recall) besar-besaran, penjualan Hyundai Kona listrik di dalam negeri Korea langsung rontok.

Hyundai Kona listrik yang terbakar di Kanada – dok.Automotive News Canada

Data yang dihimpun Business Korea memperlihatkan, pada tahun 2018 – selama sembilan bulan sejak diluncurkan – Hyundai Kona listrik laku sebanyak 11.193 unit. Artinya saban bulan mobil tersebut terjual sebanyak 1.399 unit.

Kemudian di tahun berikutnya, penjualan yang dibukukan mencapai 13.587 unit. Dengan kata lain, penjualan rata-rata saban bulannya sebanyak 1.132 unit.

Namun, pada tahun 2020, penjualannya telah anjlok menjadi 8.066 unit alias hanya 672 unit per bulan. Hal ini menyusul laporan yang menyebut insiden kebakaran unit Hyundai Kona listrik baik di dalam negeri Korea maupun di sejumlah negara.

Bahkan di tahun 2021 ini, selama tiga bulan pertama atau kuartal satu, penjualan Hyundai Kona listrik masih belum beranjak seperti tahun 2019 dan 2018. Pada bulan Januari hanya laku 8 unit, Februari 167 unit, dan Maret 809 unit.

Hyundai Kona listrik terbakar di Amerika Setrikat – dok.St Geirge News

Seperti dilaporkan Reuters pada 24 Februari lalu, Hyundai telah menarik 82.000 unit kendaraan listrik – terdiri dari Hyundai Kona, Ioniq, dan bus – buatannya di berbagai negara. Dari jumlah tersebut 76.000 unit merupakan Hyundai Kona listrik yang diproduksi tahun 2018 dan 2020.

Sedangkan, dari total Hyundai Kona listrik yang ditarik itu, 25.000 unit di antaranya berada di Korea Selatan. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This