Toyota Raize Datang Nissan Magnite Bisa Ketendang, Kini Baru Terjual 18 Unit

Nissan Magnite-dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – Kolaborasi Toyota Motor Corporation (Toyota) dan Daihatsu Motor Company (Daihatsu) kembali menyodorkan mobil kembar anyar di Indonesia, yakni SUV kompak Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. Bahkan Indonesia tak sekadar menjadi pasar, tetapi juga basis produksi untuk ekspor.

Seperti diungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Astra Daihatsu Motor yang bertugas membuat kedua mobil itu, akan akan memproduksinya 34.300 unit tahun ini. “Di mana 8.800 unit di antaranya akan didedikasikan untuk pasar ekspor,” ujar Agus saat memberi sambutan dalam pengenalan Raize dan Rocky yang digelar secara virtual, di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Sementara, PT Toyota Astra Motor (TAM) dan Astra Daihatsu Motor (ADM) akan secara serempak meluncurkan SUV kompak kembar itu pada Jumat (30/4/2021). Pada saat yang sama – seperti disebutkan seorang petinggi diler Toyota, yang dihubungi Rabu (28/4/2021) – pada hari itu pula proses penjualan juga dimulai.

Pengenalan Toyota Raize yang merupakan SUV kompak hasil kolaborasi antara Toyota dengan Daihatsu-dok.Istimewa

Kehadiran SUV kembar itu diperkirakan bakal membuat Nissan Magnite yang disodorkan Nissan Motor melalui PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) sejak 12 Desember 2020 lalu kian meriang. Maklum, sejak dijual pada bulan itu hingga akhir Maret, atau sepanjang kuartal pertama tahun 2021 ini, penjualannya belum cemerlang.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang kuartal pertama (Januari – Maret) tahun ini, penjualan Nissan Magnite ke diler (wholesales) hanya sebanyak 68 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan di bulan Februari yang sebanyak 3 unit dan Maret 65 unit, sementara di bulan Januari tak ada penjualan alias nihil.

Pada periode yang sama penjualan unit ke konsumen (ritel) hanya sebanyak 18 unit. Jumlah penjualan ini hanya dibukukan pada bulan Maret. Sedangkan di dua bulan pertama yakni Januari dan Februari, tidak ada unit yang dilaporkan telah diboyong konsumen.

Tampilan belakang Nissan Magnite – dok.Istimewa

SUV kompak Nissan ini disuguhkan dalam pilihan mesin HRAO 1.0 liter turbo, yang menyemburkan tenaga hingga 98,6 hp dengan torsi maksimum hingga 160 Nm. Nissan menyebut, mesin HRAO turbo itu mengusung teknologi mirror bore cylinder coating yang selama ini digunakan oleh Nissan GT-R.

Fungsi teknologi itu antara lain untuk mengurangi resistensi di dalam mesin, mengurangi bobot, meningkatkan manajemen panas dan pembakaran. Selain itu menjadikan akselerasi mobil lebih halus dan konsumsi bahan bakar irit.
PT NMDI menawarkan SUV tersebut dalam tiga varian.

Mereka adalah, Magnite Upper MT yang dibanderol Rp 208,8 juta. Kemudian Premium MT yang dihargai Rp 226,3 juta, dan Magnite Premium CVT Rp 238,8 juta on the road Jakarta. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This