Belum Ada Versi Teranyar, Penjualan Honda BR-V dan Mobilio Kian Loyo

Honda BR-V yang dipasarkan di Indonesia – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – PT Honda Prospect Motor (HPM) berencana menggelontorkan model anyar untuk pasar global (world premier) yang digelar secara virtual di Jakarta, pada Senin (3/5/2021) pekan depan. Sejumlah dugaan atas sosok anyar itu pun mencuat ke permukaan.

Namun yang tak kalah kencang terdengar adalah pertanyaan soal versi anyar dari dua andalan Honda Indonesia yakni Honda BR-V dan Honda Mobilio. Walhasil, spekulasi pun berkembang dan menyebut ada kemungkinan sosoka anyar itu adalah versi atau generasi baru salah satu dari dua mobil itu atau bahkan dua-duanya.

Nama versi baru Honda BR-V dan Mobilio mencuat bersamaan dengan nama baru yakni Honda Z-RV yang sebelumnya santer beredar di pasar global, setelah nama dan rancangannya dipatenkan di Australia pada April 2020 dan di India pada Maret 2020. Kabarnya SUV kompak itu menggunakan basis Honda Brio.

Meski demikian, kalau pun ternyata sosok anyar itu bukan BR-V atau Mobilio anyar – tetapi benar Honda Z-RV – pertanyaan kapan versi paling gres kedua mobil ini disodorkan. Pasalnya, keduanya masuk ke daftar mobil yang berhak atas insentif relaksasi pajak dalam rupa pemangkasan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku hingga 31 Desember 2021.

Honda Mobilio versi facelift yang diluncurkan Februari 2020 lalu – dok.Motoris

Lebih dari itu, tren penjualan merek juga semakin loyo dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan) baik Honda HR-V (yang versi facelift-nya diluncurkan April 2019) maupun Mobilio (yang versif facelift-nya meluncur Febrauri 2020) penjualannya terus merosot.

Honda BR-V
Tak berbeda dengan Honda Mobilio, tren penjualan ritel Honda BR-V juga terus merosot. Sepanjang tahun 2017 masih sebanyak 20.355 unit, tahun 2018 merosot menjadi 12.165 unit, tahun berikutnya ambles lagi sehingga menjadi 6.206 unit, dan tahun 2020 kembali ambrol sehingga hanya 2.289 unit.

Di tahun 2021 ini, selama tiga bulan pertama atau triwulan satu total penjualan ritel yang berhasil dikoleksi Honda BR-V hanya 507 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan di Januari 131 unit, Februari 90 unit, dan Maret 286 unit.

Honda BR-V versi terbaru dipamerkan di hajatan IIMS 2021-dok.Motoris

Total penjualan ritel Honda BR-V selama kuartal pertama itu jauh di bawah penjualan Toyota Rush yang mencapai 13.104 unit. Dia juga tertinggal oleh Mitsubishi Xpander Cross yang laku 4.795 unit, dan Suzuki XL7 yang terlego 3.913 unit.

Namun, dia masih unggul dibanding Donfeng Sokon (DFSK) Glory 560. Low SUV besutan merek asal Cina itu, hanya terjual sebanyak 115 unit pada kurun waktu itu.

Honda Mobilio
Honda Indonesia menyodorkan versi facelift Honda Mobilio pada Februari 2020 lalu. Sepanjang tahun 2017, Low SUV ini masih mengantongi penjualan ke konsumen (ritel) sebanyak 33.360 unit. Namun di tahun 2018, penjualan telah ambles menjadi 25.438 unit.

Penurunan kembali terjadi di tahun 2019, dimana penjualan anjlok menjadi 16.886 unit. Bahkan di tahun 2020, ambrol sangat dalam menjadi 6.889 unit.

Adapun di tahun 2021, sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama angka penjualan ritel yang berhasil dikantongi Honda Mobilio hanya 1.931 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan di januari sebanyak 563 unit, Februari 290 unit, dan Maret 1.078 unit.

Honda Mobilio versi baru – dok.Motoris

Penjualan tersebut jauh di bawah penjualan Toyota Avanza yang sebanyak 11.937 unit, Mitsubishi Xpander yang sebanyak 5.374 unit, Nissan Livin 2.962 unit. Bahkan jauh di bawah angka penjualan Suzuki Ertiga yang sebanyak 2.409 unit, Xenia yang sebanyak 2.260 unit.

Mobilio hanya unggul dari Low MPV besutan Wuling Motors, yakni Wuling Confero. Di tiga bulan pertama itu, Confero hanya terjual sebanyak 1.569 unit. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This