Toyota Didenda Lagi oleh Pemerintah Cina, Ini Gegaranya

Ilustrasi Logo Toyota – dok.Breakinoutfestival


Beijing, Motoris – Lembaga pengawas pasar Republik Rakyat Cina (Cina), Jumat (30/4/2021) menjatuhkan denda kepada Toyota Motor yang berooperasi di negeri itu sebesar 500.000 yuan atau sekitar Rp 1,11 miliar (kurs 1 yuan = Rp 2.230,71). Pabrikan mobil terbesar asal Jepang ini dinilai telah melanggar Undang-undang Anti Monopoli.

“Toyota tidak melaporkan usaha patungan yang didirikan bersama Didi Chuxing (perusahaan layanan ride-hailing terbesar di Cina) yang terjadi pada tahun 2019 lalu,” bunyi pernyataan lembaga itu seperti dilansir Kyodo News, Sabtu (1/5/2021).

Pengenaan denda terkait dengan Undang-undang Anti Monopoli ini merupakan salah satu langkah Presiden Xi Jinping untuk mengekang langkah pelaku bisnis agar tak melakukan ekspnasi modal tanpa kendali.Salah satunya yang dilakukan oleh Didi Chuxing.

Ilustrasi, Toyota C-HR listrik saat diperkenalkan di Cina ada tahun 2018 lalu – dok.Chinapev.com

Pada bulan Maret lalu operator nirkabel Jepang SoftBank Corporation juga didenda oleh otoritas Cina karena alasan yang sama. Sedangkan bagi Toyota, denda terkait Undang-undang Anti Monopoli di Cina, ini merupakan kali kedua.

Pada tahun 2019 lalu, pabrikan yang dinahkodai Akio Toypda ini didenda 87,61 juta yuan (Rp 195,43 miliar). Menurut Divisi Pengawasan Pasar Provinsi Jiangsu, Toyota telah menetapkan harga minimum untuk mobil mewah Lexus di semua diler yang berada di provinsi tersebut, sepanjang tahun 2015 – tahun 2018. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This