Prediksi IEA: Tahun 2030, Jumlah Mobil Listrik di Dunia Sudah 145 Juta

Ilustrasi, pengecasan baterai mobil listrik – dok.Istimewa


Paris, Motoris – Badan Energi International (IEA) memperkirakan pada tahun 2030 nanti, jum,lah mobil listrik – yang terdiri dari mobil penumpang, truk, bus, van, dan pikap – bakal meroket berkali lipat. Total jumlahnya diperkirakan sebanyak 145 juta unit atau meroket 10 kali lipat lebih dibanding tahun 2020 lalu yang masih sebanyak 11 juta unit.

Laporan riset yang dirilis Kamis (29/4/2021) lalu dan dikutip CNBC dan The Guardian menyebut jika seluruh pemerintah negara di seluruh dunia mendorong lebih cepat penggunaan kendaraan listrik – tidak termasuk kendaraan roda dua dan tiga – maka pada tahun 2030, jumlah kendaraan listrik mencapai 230 juta unit.

“Langkah pemerintah masing-masing negara bisa dipercepat seiring dengan kesepakatan untuk memenuhi sasaran penggunaan energi terbarukan dan pengurangan emisi yang telah disepakati global,” bunyi pernyataan organisasi yang berkantor pusat di Paris, Prancis, itu.

Bus listrik buatan Solaris – dok.Sustainable Bus

Tahun 2020 lalu, penjualan kendaraan listrik di dunia mencapai 3 juta unit, dimana 1 jyta unit di antaranya merupakan kendaraan komersial van listrik, truk besar, dan bus.. “Tren penjualan saat ini sangat menggembirakan tetapi tujuan iklim dan energi kita bersama membutuhkan penyerapan pasar yang lebih cepat,” ungkap Executive Director IEA, Fatih Birol.

Sepanjang tahun 2020 lalu saja, uang yang dibelanjakan konsumen untuk membeli kendaraan ramah lingkungan itu mencapai US$120 miliar. Nili ini naik 50% dibanding tahun 2019.

Mobil listrik MG ZS diperkenalkan di IIMS 2021-dok.Motoris

Kenaikan ini didorong oleh penggelotoran model baru kendaraan listrik ke pasar dunia yang sebanyak 370 model. Jumlah ini meningkat 40%, dibanding jumlah model baru yang dirilis oleh pabrikan sepanjang tahun 2019. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This