Laris di Cina, BMW Tangguk Untung Gede di Kuartal I

BMW M4 dipamerkan di Shanghai Auto Show 2021 – dok.Istimewa


Berlin, Motoris – Pabrikan mobil mewah asal Jerman, Bayerische Motoren Werke (BMW), membukukan keuntungan bersih 2,8 miliar euro di sepanjang kuartal pertama atau di periode Januari – Maret lalu. Nilai untung yang ditangguk ini menggelembung empat kali lipat dibanding untung yang dibukukan sepanjang triwulan pertama 2020 lalu (hanya 574 ju8ta euro).

Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (7/5/2021) dalam pernyataan resminya BMW AG mengakui melonjaknya pendapatan dan keuntungan itu karena disokong meningkatnya permintaan mobil buatan pabrikan ini di berbagai wilayah. Khususnya di Cina.

Total pendapatan yang dibukukan di tiga bulan pertama itu naik 15,2% sehingga menjadi 26,7 miliar euro. Total mobil yang terjual sebanyak 560.543 unit.

Ilustrasi, mobil BMW yang diproduksi di Jerman – dok.Motor1.com

“Kuartal pertama menunjukkan bahwa model bisnis global kami berhasil, bahkan di saat krisis. Kami tetap berada di jalur yang tepat menuju pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan,” kata Ketua Dewan Manajemen BMW AG, Oliver Zipse.

Khusus di wilayah Asia, BMW di periode itu berhasil melego hampir 290.000 unit. Di benua ini, pasar Cina memberikan kontribusi penjualan terbesar, dengan total penjualan 230.193 unit atau naik hampir dua kali lipat.

Ilustrasi, emblem mobil BMW – dok.Carscoops

Sedangkan di Eropa, meski masih dibekap kondisi pandemi Covid-19, namun penjualan BMW tumbuh 8,1% dan mencapai hampir 240.000 unit. Tetapi di pasar lokal Jerman, penjualan merek ini justeeru jeblok 5% dibanding penjualan selama kuartal pertama 2020. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This