Produksi Kembaran Land Rover Defender dari Ineos Diundur ke Juli 2022

Ineos Grenadier 4×4 – dok.Istimewa via Auto Express


London, Motoris – Ineos Automotive mengumumkan, proses produksi SUV off-road Grenadier tertunda dan baru akan dimulai pada Juli tahun 2022 nanti. Kini Ienos tengah berupaya mengembangkan portofolio, hingga 130 prototipe.

Seperti dilaporkan laman Top Gear dan Carscoops, awalnya mobil itu dijadwalkan telah diproduksi pada akhir tahun 2021 di pabrik yang sebelumnya dimiliki oleh merek Smart (merek milik Daimler) di Prancis. Hanya, target itu meleset, karena Ineos terus melakukan perubahan demi mencapai target kualitas produk yang ingin dicapai.

“Kami tidak akan mengambil jalan pintas. Setelah hasil yang sangat positif hari ini, kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai target kami dan memungkinkan dimulainya produksi paling lambat pada bulan Juli tahun depan,” kata Chief Executive Officer Ineos Automotive, Dirk Heilmann.

Grenadier merupakan SUV dengan tampang dan gaya disain mirip dengan Land Rover Defender. Meski ada perbedaan di sana-sini untuk menghindarkan sengketa dengan tudingan penjiplakan.

Ineos Grenadier SUV 4×4 besutan Ineos Automotive Limited – dok.Istimewa

Walaupun Jaguar & Land Rover sendiri telah menghentikan produksi mobil itu pada tahun 2015 lalu. Pemilik Ineos Automotive, Sir James Arthur Ratcliffe, sejatinya pernah berusaha membeli hak desain untuk Defender dari Land Rover.

Hanya, upaya itu tak tercapai. Kendati begitu, Ratcliffe yang merupakan miliarder dengan bidang usaha mulai dari produk bahan kimia hingga kapal pesiar itu tetap melanjutkan rencana memproduksi SUV.

Dia memang dikenal sebagai seorang penggila SUV off-road, dan Grenadier merupakan wujud dari impiannya itu. Kini, Ineos tengah melakukan pengenbangan Grenadier, dengan target 130 prototipe yang diuji di lintasan ekstrim di berbagai negara serta menempuh jarak hingga 1,8 juta kilometer. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This