Toyota Corolla Cross Rangsek Pasar Amerika, Bermesin Lebih Gede

Toyota Corolla Cross di Amerika Serikat-dok.Istimewa


California, Mobilitas – Toyota Motor wilayah Amerika Utara (TMNA) telah memperkenalkan Toyota Corolla Cross, meski proses penjualan secara resmi baru dilakukan pada akhir tahun nanti. Mobil ini pertama kali diluncurkan – untuk pasar global – di Thailand pada 9 Juli, lalu disusul di Indonesia pada Agustus 2020 lalu.

Namun, seperti dilaporkan laman Car and Driver dan The US News, Jumat (4/6/2021) berbeda dengan Corolla Cross di Asia Tenggara, model yang dijajakan di benua Amerika itu mengusung mesin yang lebih besar. Mesin tersebut berkode M20A-FKS, yakni mesin empat silinder berkapasitas 1.987 cc dengan Dual VVT-i.

Semburan tenaga yang dihasilkan mencapai 171 hp pada putaran mesin 6.600 rpm dengan torsi maksimum 203 Nm pada 4.400-4.800 rpm. Tenaga dan torsi itu disalurkan ke roda menggunakan transmisi CVT K120.
Ada dua varian penggerak roda yang disajikan di SUV kompak tersebut. Keduanya adalah, penggerak roda depan dan empat roda.

“Pelanggan kami mencintai kualitas, durabilitas, dan reliabilitas yang menjadikan nama Corolla sebagai sebuah nilai jual yang tinggi. Kini, dengan Corolla Cross kami membangun fondasi tersebut sebagai sebuah kesenangan dan pendukung kebutuhan mobilitas mereka, tentu ini sejalan dengan gaya hidup mereka,” papar Executive Vice President Marketing Toyota Group TMNA, Lisa Materazzo.

Interior Toyota Corolla Cross-dok.Carglancer

Langgam desain Corolla Cross di Negeri Paman Sam itu tak berbeda dengan unit yang ada di Thailand maupun Indonesia. Serangkaian fiturnya juga komplet. Fiturnya malah yang tertinggi yakni dengan Toyota Safety Sense (TSS) 2.0.

Soal desain tidak berbeda jauh sih, tapi Corolla Cross Amrik punya fasilitas yang gak kalah komplet. Bahkan untuk ditambah Blind-Spot Monitor dan Rear Cross Traffic Alert untuk tipe LE dan XLE, dan tambahan Front and Rear Parking Assist dengan Automatic Braking untuk tipe XLE.

Panel cluster dengan layar 7-inci dan layar sentuh multimedia yang mendukung Apple CarPlay, Android Auto serta Amazon Alexa disematkan pada bagian interior. Bahkan ada opsi Audio Plus dengan speaker JBL 9 buah plus layar multimedia 8 inci.

Sekadar pengingat, Toyota Corolla Cross di Indonesia dan Thailand disajikan dalam dua varian sumber tenaga, yakni bermesin konvensional dengan bahan bakar bensin dan mesin konvensionl plus motor listrik alias hybrid. Untuk varian bensin, mengusung mesin 2ZR-FBE 1.800 cc bertenaga 140 PS dengan torsi 177 Nm.

Tampilan samping Toyota Corolla Cross di AS – dok.Carscoops

Mesin ini dilengkapi transmisi otomatis CVT. Sementara untuk varian hybrid menggunakan unit 2ZR-FXE 1.800 cc bertenaga 98 ps dan torsi 142 Nm yang dikawinkan dengan motor listrik bertenaga 72 PS dan torsi 163 Nm.

Toyota Corolla (hatchback dan sedan) di Amerika Serikat masih yang tertinggi. Namun, penjualan tersebut berada di jalur penurunan yang serius.

Seperti dilaporkan laman Good Car Bad Car, belum lama ini, sepanjang tahun 2018, total penjualan Toyota Corolla di negeri itu tercatat sebanyak 302.732 unit. Tahun berkutnya atau tahun 2019 ambles menjadi 237.179 unit.

Ilustrasi, Toyota Corolla GR Sport hatchback – dok.Carsguide

Tahun 2020 kembali melorot, dan menjadi 237.179 unit. Sedangkan di tahun 2021 ini, dari bulan Januari hingga April, penjualan yang dibukukan sebanyak 134.175 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This