Voge 650DSX: Motor Adventure Cina yang Gempur Pasar Dunia

Voge 650DSX motor adventure buatan-Loncin-dok.istimewa


Paris, Motoris – Produsen sepeda motor asal Chongqing, Cina – Loncin Holding, Ltd – terus memborbord pasar Eropa. Setelah bulan Mei lalu menggelontorkan motor adventure Voge 300DS dan Voge 500 DS, kini di bulan Juni pabrikan yang telah menggarp sejumlah pasar dunia (baik di Asia, Eropa, dan Amerika) ini menyorngkan varian anyar motor advenrure yakni Voge 650 DSC.

Seperti dilaporkan laman Caradisac dan Motoservices, belum lama ini, varian anyar ini akan bergabung di jajaran adventure Voge yang telah melenggang di Prancis mulai akhir Juni nanti. Menariknya, motor ini mengusung mesin DOHC 651cc satu silinder berpendingin cairan.

Menariknya lagi, mesin yang diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 47 hp pada 8.500 rpm dengan torsi 65 Nm pada 5.500 rpm itu merupakan mesin yang pernah dipakai oleh motor besutan BMW Motorrad. BMW F650GS, adalah salah satunya.

Bukanlah kebetulan – atau bahkan jiplakan – jika Loncin kini menggunakannya. Sebab, pada tahun 2005 Loncin dan BMW Motorrad mengikat kerjasama alias kongsi untuk membuat mesin bagi motor buatan pabrikan asal Jerman itu.

Panel instrumen Voge 650DSX-dok.Moto-Station

Sejak tahun 2007 Lomcin memproduksi suku cadang sepeda motor, komponen mesin, dan lebih dari 35.000 mesin lengkap untuk BMW. Meski mesin itu diracik dan disempurnakan oleh BMW Motorrad.

Sebagai imbalan, selain uang dari pembelian berbagai komponen mesin tersebut, Loncin juga diizinkan menggunakan mesin tersebut untuk sepeda motor LX650 atau yang dikenal dengan nama lain CR9, yakni motor adventure yang merupakan pesaing dari Honda CBF500.

Lalu, produksi mesin pun berlanjut hingga mesin 650cc silinder tunggal yang digunakan oleh F650GS. Mesin itulah yang kini diusung oleh Voge 650 DSX.

Voge DSX 650DSX juga akan dipasarkan-di benua Amerika-dok.Istimewa

Standar Euro 5
Dengan menggunakan mesin itu, Loncin bisa memenuhi standar emisi Euro5 yang telah berlaku di Eropa, bahkan Amerika. Dengan mesin itu pula, bobot motor juga menjadi lebih ringan, yakni (bobot kering) 170 kilogram.

Soal standar emisi ini menjadi kehati-hatian tersendiri bagi Loncin. Pasalnya, Loncin pernah tersandung masalah standar emisi gas buang motor buatannya di Amerika Serikat.

Ceritanya, pada tahun 2012 Loncin mendatangkan 7.115 kendaraan ke Negeri Paman Sam tersebut. Namun, ketika diteliti Lembaga Perlindungan Lingkungan (EPA) ternyata tingkat emisi gas buangnya melebihi ambang batas, meski Loncin menyatakan telah mengantongi sertifikat uji emisi yang hasilnya emisi gas buang motor buatannya itu di bawah ambang batas.

BMW F650GS menggunakan mesin yang sama dengan Voge 650DSX-dok.Istimewa

Walhasil, EPA meminta Longxin Motor Industry Compny Ltd – yang merupakan pengekspor motor tersebut – membayar denda sebesar US US$680.000. Selain itu meminta 7.115 motor yang kelebihan emisi gas buang itu disempurnakan lagi sebelum dijual.

Fitur Voge 650DSX
Kembali lagi ke jatidiri Voge 650DSX. Motor adventure ini menggunakan rangka teralis tubular dengan suspensi KYB baik untuk bagin depan maupun belakang.

Pelek depan menggunakan ukuran 19 inci, sedangkan bagian belakang 17 inci. Keduanya dibalut ban dual purpose besutan Pirelli.

Sedangkan peranti pengeremannya menggunakan cakram 298 mm dual piston besutan Nisssin. Sedangkan di bagian belakang rem cakram 240 mm dual piston juga besutan Nissin.

Motor adventure buatan Lomcon, Voge 650 DSX- dok.Istimewa

Ketinggian jok 33,5 inci mememberikan kemudahan bagi pengendara dengan postur tubuh sedang. Sedangkan groundclerance-nya 9 inci.

Loncin juga memberikan opsi perlengkapan pannier aluminium Selain foot peg aluminium, dan sandaran penumpang, serta panel cluster yang dilengkapi layar digital TFT memberikan kemudahan.

Kini, selain Eropa – Prancis dan Italia – motor ini juga bakal merangsek benua Amerika. Meksiko, Kolumbia, dan Kanada telah diincarnya. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This