Penjualan Mobil Listrik VW di Cina Meleset dari Target

VW ID.4-X di Cina-dok.CarSalesBase


Beijing, Motoris – Pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen (VW) telah menggandeng pabrikan lokal Republik Rakyat Cina (Cina) – yakni SAIC Motor dan FAW – untuk memproduksi dua mobil listrik. Dua mobil listrik hasil masing-masing kongsi itu adalah VW ID.4 dan VW ID.Crozz.

Ternyata, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (23/6/2021) penjualan keduanya tak sesuai target yang ditetapkan. Data yang dihimpun lembaga riset dan konsultan LMC Automotive menujukkan, sepanjang bulan Mei kemarin mobil ini hanya laku 1.213 unit, berkurang 200 unit dibanding penjualan bulan sebelumnya.

Padahal, VW dan mitra kongsinya SAIC Motor mematok target penjualan 5.000 unit saban bulannya. Artinya dalam setahun 60.000 unit terlego.

Sedangkan VW ID.Crozz yang dibuat bersama FAW di bulan kelima itu penjualannya juga merosot. Padahal, targetnya juga 5.000 unit saban bulan.

Tampilan bagian belakang mobil listrik VW ID.4X-dok.Istimewa

Tiga orang yang mengetahui persis persoalan itu kepada Reuters mengatakan penggunaan kapasitas produksi pabrik-pabrik milik mitra VW di Negeri Tirai Bambu itu 10% dari kapasitas yang semestinya. Mereka menyebut, tidak moncernya penjualan mobil setrum VW seperti Tesla atau Wuling karena minimnya fitur teknologi pintar.

Terlebih jadwal peluncuran mobil terlambat. “Penjualan sampai sekarang masih di bawah harapan. Kami harus membatalkan rencana produksi untuk ID.4, lagi dan lagi,” ujar salah seorang di antara mereka.

Sebagai perbandingan, Tesla menjual 6.612 Model Y di Cina dalam dua bulan pertama sejak diluncurkan. Bahkan, penjualan VW ID.$ jauh di bawah penjualannya di Eropa yang – menurut catatan JATO Dynamics – mencapai 12.101 unit dalam dua bulan.

VW ID.Crozz-dok.Electrek

Kepada Reuters manajemen mengatakan, VW ID berada di segmen yang berbeda dengan Tesla. Pabrikan juga menegaskan tidak memposisikan diri sebagai pesaing Tesla. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This