Ditantang Hyundai Staria, di RI Alphard Masih Cengkeram 84,9% Pasar

Toyota Alphard terbaru – dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – Kabar meluncurnya MPV Hyundai Staria di Thailand di pada Jumat (9/7/2021) pekan lalu semakin menguatkan kabar yang menyebut mobil itu tak lama lagi segera merangsek pasar Indonesia. Terlebih, kantor berita Yonhap yang mengkonfirmasi Juru Bicara Hyundai Motor Company (Hyundai) juga mewartakan peluncuran di Tahialand merupakan titik awal gebrakan Hyundi di Asia Tenggara dengan Staria.

Sebab, MPV itu juga segera digelontorkan ke Vietnam, Indonesia, dan Malaysia begitu hajatan peluncuran dan penataan pemasaran di Thailand kelar dilakukan. Rencananya, kata juru bicara itu, akan dilakukan di kuartal ketiga 2021 ini.

“Hyundai juga berencana memperkenalkan Staria di tiga negara itu pada kuartal ketiga tahun ini,” kata sang juru bicara yang dikutip Yonhap, Selasa (6/7/2021).

Hyundai Thailand, seperti dilansir The National, Jumat (9/7/2021) menegaskan, Staria merupakan model baru yang diposisikan di atas Hyundai Starex (termasuk H-1 di Indonesia). Walhasil, banderolnya pun jauh lebih mahal ketimbang Starex (Hyundai H-1).

Ada dua varian yang disajikan yakni S dan SEL. Masing-masing dibanderol 1.729.000 baht dan 1.999.000 baht atau sekitar Rp768 juta – Rp888 juta.

Hyundai Staria-dok.Hyundai

Sehingga jika berbicara pesaing, tentu Hyundai Staria juga akan berhadapan dengan MPV yang bukan pesaing Hyundai H-1 (yang merupakan satu ceruk pasar dengan Toyota Voxy dan Nissan Serena). Artinya, Staria akan menapaki segmen pasar yang lebih tinggi ketimbang Hyundai H-1, dia akan malang melintang di segmen pasar yang dihuni Toyota Alphard, Vellfire, Lexus LM, serta Honda Odyssey itu.

Lantas bagaimana dengan ceruk pasar ini di Indonesia? Yang pasti, data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ritel yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, pangsa pasar terbesar di segmen ini masih dicengkeram Toyota Alphard.

Fakta data berbicara, di rentang Januari hingga Juni tahun ini atau semester pertama Toyota Alphard mencengkeram 84,9% pangsa pasar dengan total penjualan ritel sebanyak 1.504 unit. Jumlah itu dikoleksinya pada bulan Januari sebanyak 93 unit, Februari 132 unit, Maret 59 unit, April 187 unit, Mei 237 unit, dan Juni 443 unit.

Toyota Alphard 2021 – dok.Istimewa via Toyota Makassar

Jumlah penjualan ritel di enam bulan pertama 2021 itu naik super tipis dibanding penjualan ritel selama kurun waktu yang sama di tahun 2020, yang sebanyak 1.502 unit (dengan penguasaan pangsa pasar 92% lebih). Artinya, tahun ini hanya bertambah banyak 2 unit.

Total penjualan ritel di paruh pertama 2020 itu dikantongi Alphard dari penjualan selama bulan Januari yang sebanyak 192 unit, Februari 377 unit, Maret 441 unit, dan April 152 unit. Lalu, dari penjualan di bulan Mei dan Juni masing-masing 94 unit dan 248 unit. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This