Meski Penjualan Susut, Toyota HiAce Masih Kuasai 95,9% Pasar

Toyota HiAce Premio, di Indonesia – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Penjualan van komersial di Indonesia – dimana segmen ini dihuni oleh Toyota HiAce, Mitsubishi L300, dan Isuzu Elf minibus – sepanjang Januari hingga Juni tahun ini disebut menyusut. Pembatasan aktifitas sosial untuk mencegah potensi paparan virus corona (Covid-19) yang berbuntut ditutupnya tempat wisata, sepinya kegiatan perhotelan dan kegiatan perjalanan, disebut menjadi penyebabnya.

Ihwal penurunan kegiatan perjalanan wisata, diakui oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Bahriyansah Momod. Menurut dia, sepanjang tahun 2020 pendapatan biro perjalanan merosot hingga 85% dibanding tahun 2019.

“Pada awal tahun 2021, ada kenaikan sekitar 20%. Tetapi, itu tidak bertahan lama, karena pada kuartal kedua, ada larangan mudik. Sehingga, kembali menurun. Sebab, bagi biro perjalanan momen lebaran Idul Fitri menjadi masa puncak (peak season) binis,” kata Bahriansyah yang dihubungi belum lama ini.

Kabin depan Toyota HiAce Premio – dok.Motoris

Kondisi bisnis perhotelan setali tiga uang. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani sepanjang tahun 2020 bisnis ini mengalami tekanan berat, karena tingkat keterisian kamar hotel di seluruh Indonesia yang anjlok hingga 70% lebih.

“Sehingga perkirakankami, di tahun 2020 itu, bisnis perhotelan Indonesia kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp50 triliun dari sekitar 800.000 kamar yang tersedia,” ujar Hariyadi dalam konferensi pers virtual, belum lama ini.

Kolega Motoris di diler utama Toyota mengakui, menurunnya bisnis biro perjalanan dan perhotelan seperti itu berdampak kepada permintaan kendaraan sebagai sarana transportasi pendukung bisnis mereka.

Tampilan dalam kabin Toyota HiAce dilihat dari belakang – dok.Motoris

“Tentunya, permintaan turun. Karena sektor terbesar penyerap kendaraan van (minibus) jenis ini selama ini kedua sektor itu. Meskipun, masih ada juga sektor-sektor lain yang memintanya di semester pertama tahun ini. Tetapi tidak sebanyak tahun lalu,” kata dia saat dihubungi di Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Pangsa pasar naik
Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ke konsumen (ritel) yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat, di periode enam bulan pertama tahun ini, salah satu van komersial – yakni Toyota HiAce – terjual sebanyak 710 unit. Jumlah ini dikumpulkan dari penjualan di Januari sebanyak 34 unit, dan Februari 107 unit.

Kemudian di Maret 142 unit, April 137 unit, Mei 120 unit, dan Juni 170 unit. Meski hanya 710 unit, namun HiAce tercatat mengenggam pangsa pasar hingga 95,9%.

Ilustrasi, HiAce Premio – dok.Motoris

Perolehan pangsa pasar ini naik dibanding periode sama tahun 2020 yang sebesar 93,8%. Meski dari sisi jumlah unit yang terjual lebih sedikit, karena di semster pertama 2020, totalnya mencapai 1.012 unit.

Jumlah ini berasal dari penjualan selama Januari yang sebanyak 219 unit, Februari 356 unit, dan Maret 178 unit. Lalu dari penjualan di bulan April yang sebanyak 86 unit, Mei 51 unit, serta Juni 122 unit. (Die/Sut/Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This