Semester I: Isuzu MU-X Cuma Laku 2 Unit, Nissan Terra Nihil

Isuzu MU-X, versi sekarang yang dijajakan oleh anak perusahaan PT Astra International yakni PT Isuzu Astra Motor Indonesia – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Penjualan unit ke konsumen (ritel) dua model Sport Utility Vehicle (SUV) high alias SUV ladder frame besutan dua merek asal Jepang – yakni Isuzu MU-X dan Nissan Terra – sungguh merana di periode enam bulan pertama 2021 ini. Isuzu MU-X hanya laku 2 unit, sedangkan Nissan Terra sejak awal tahun sudah tak ada kabar beritanya.

Data yang dihimpun Motoris dari laporan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama tahun ini, Isuzu MU-X membukukan penjualan ke konsumen (ritel) hanya 2 unit. Penjualan itu dikantongi pada bulan Februari 1 unit dan Mei 1 unit.

Tetapi, sejatinya, tren penjualan SUV bersasis model tangga ini, sejak tahun 2017 memang terus menurun. Fakta berbicara, di tahun 2017, jumlah penjualan ritel yang berhasil diraupnya masih sebanyak 712 unit.

Namun, di tiga tahun berikutnya terus merosot tajam. Pada tahun 2018, penjualan ritel merosot menjadi 692 unit. Lalu di tahun 2019 dan 2020, masing-masing 357 unit dan 156 unit.

Tampilan belakang Isuzu mu-X I Series yang dibanderol RP 499 juta on the road Jakarta – dok.Motoris

Tak hanya penjualan ke konsumen (ritel) saja yang tak mengkilap, tetapi juga penjualan atau distribusi ke diler (wholesales) juga suram. Sepanjang enam bulan pertama tahun ini hanya 30 unit, yang dibukukan pada bulan Februari 15 unit dan April 15 unit.

Tren wholesales tahunan, setali tiga uang. Jika di tahun 2017 masih sebanyak 750 unit, pada tahun berikutnya menjadi 508 unit. Bahkan di tahun 2019 dan 2020 anjlok sangat dalam yakni menjadi 420 unit dan 18 unit.

Berbeda dengan SUV yang dijajakan oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) itu, kinerja penjualan Nissan Terra sejatinya lebih mendingan karena sempat membukukan kenaikan. SUV ini mulai masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2018 dengan jumlah pengiriman unit ke diler (wholesales) sebanyak 772 unit.

Nissan Terra – dok.Istimewa

Lalu, di tahun 2019 jumlahnya naik menjadi 1.072 unit. Namun, di tahun 2020, angka wholesales itu ambles menjadi 770 unit. Bahkan di tahun 2021 ini – sepanjang semster pertama – tak ada lagi data wholesales yang dilaporkan.

Sementara dalam penjualan ritel, di tahun 2018 Nissan Terra tercatat masih terjual sebanyak 320 unit. Lalu, di tahun berikutnya menanjak menjadi 1.285 unit.

Tetapi, di tahun 2020 angka penjualan ritel yang berhasil dikoleksinya merosot menjadi 1.008 unit. Sedangkan di rentang enam bulan pertama tahun 2021, sudah tidak ada data penjualan yang dilaporkan, alias nihil. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This