Semester I di RI, Penjualan Ritel Merek Ini Tak Sampai 120 Unit

New Peugeot 5008 – dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama tahun ini total penjualan mobil ke konsumen (ritel) di Tanah Air mencapai 387.873 unit. Jumlah ini naik 33,5% dibanding jumlah selama periode sama tahun 2020.

Namun, di tengah catatan gemilang naiknya total penjualan ke konsumen itu, ternyata tak sedikit yang penjualannya justeru jeblos dibanding semester pertama tahun 2020. Bahkan, volume penjualan itu tak sampai 120 unit, alias rata-rata sebulan tak menyentuh 20 unit.

Data yang dihimpun Motoris dari laporan penjualan ritel ke Gaikindo menunjukkan, setidaknya ada enam merek yang mengalami nasib seperti itu. Keenamnya terdiri dari merek yang menyajikan mobil penumpang maupun kendaraan komersial.

Ilustrasi, salah satu varian UD Trucks – dok.Motoris

Merek pertama adalah Peugeot, yang di enam bulan pertama tahun ini hanya mengantongi penjualan ritel sebanyak 114 unit. Jumlah ini merosot 11,6% dibanding penjualan selama periode sama tahun 2020.

Setali tiga uang dengan merek asal Prancis itu, UD Trucks juga membukukan anjloknya penjualan ritel. Bahkan hingga 54,9%, sehingga di semester pertama tahun ini total penjualan ritelnya hanya 107 unit.

Truk FAW yang dijual di Indonesia – dok.Motoris

Tata Motors juga berada di kondisi yang sama. Merek asal India yang di Indonesia diageni oleh PT Tata Motors Distribusi Indonesia itu mengoleksi angka penjualan ritel sebanyak 80 unit atau ambrol 53,8% dibanding enam bulan pertama 2020.

Namun, volume penjualan Tata Motors masih lebih baik dibanding mereka asal Changcun, Republik Rakyat Cina, FAW. Truk buatan merek ini hanya alku 66 unit alias anjlok 50,4% dibanding Januari – Juni 2020.

Ilustrasi, mobil Audi – dok.Autocar

Volume penjualan yang jauh lebih kecil lagi dicatatkan oleh merek asal Jerman, Audi. Jumlah mobil merek ini yang dijajakan oleh PT Garuda Mataram Motor selama enam bulan pertama hanya terlego ke konsumen sebanyak 14 unit, alias anjlok 33,3%. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This