Corolla Cross, Bukan Sekadar Pewaris Nama Besar Corolla

Toyota Corolla Cross Hybrid yang dijual di Indonesia saat diajak melibas genangan air – dok.PT TAM

Jakarta, Motoris – Toyota Corolla Cross yang diluncurkan di Indonesia pada Agustus 2020 lalu, langsung memantik perhatian masyarakat pecinta SUV di Tanah Air. Nama besar Corolla yang melegenda di dunia menjadi topik yang hangat diperbincangkan.

Maklum, hingga kini Corolla series merupakan mobil yang paling laris di dunia, dan salah satu mobil terlaris di antara mobil-mobil Toyota yang ada. Fakta berbicara, sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 1966, Corolla-Series menjadi mobil paling laris.

Dijajakan di lebih dari 150 negara di dunia, hingga akhir tahun 2020 lalu, mobil ini telah laku 49 juta unit. Tetapi bukan hanya soal nama besar dan rekam jejak penjualannya saja yang menjadikan Toyota Corolla Cross ini istimewa.

Interior Toyota Corolla Cross-dok.Carglancer

Namun, kenyamanan dan kecanggihan fitur yang disandang tak kalah besar nilai lebihnya. Dia menggunakan mengadopsi DNA sedan Toyota Corolla Altis yang dikenal memiliki DNA kemampuan dan ketangguhan sebuah sedan sejati, yang sangat asyik ketika dikendarai.

Nilai lebih DNA ini semakin sempurna setelah dikembangkan melalui Toyota Corolla Cross. Pasalnya, SUV ini menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA-C).

Platform ini diketahui sebagai platform mobil-mobil kondang Toyota maupun Lexus yang hingga kini kiprahnya di pasar dunia diakui. Mereka antara lain Toyota Prius, Toyota C-HR, Toyota Levin, hingga Lexus UX.

Dengan DNA dan Platform itulah, maka kenyamanan Toyota Corolla Cross ini merupakan paduan antara kenyamanan sebuah sedan sejati dengan ketangguhan dan kelincahan SUV.

Toyota Corolla Cross hybrid – dok.Istimewa

“Toyota Corolla Cross mengusung konsep kenyamanan, ketangguhan, kelincahan dari Corolla selama ini dipadukan dengan keunggulan sebuah SUV sejati,” ungkap Chief Engineer Toyota Motor Corporation, Daizo Kameyama saat mempresentasikan keunggulan Corolla Cross saat pertama kali diluncurkan di Thailand.

Dengan platform ini pula, maka titik dan model pengelasan di sambungan-sambungan sasis sangat presisi, kuat, dan efisien. Selain itu menjadikan penataan area kabin untuk pertuntukkan tertentu lebih leluasa sehingga menjadikan titik pusat gravitasi mobil lebih sempurna.

Walhasil selain nyaman dan aman, mobil ini juga stabil digunakan di berbagai lintasan medan.

Tampilan belakang Toyota Corolla Cross – dok.Toyota Global

Makin sempurna
Toyota Corolla Cross disuguhkan dalam dua varian sumber tenaga. Pertama,varian mesin bensin 1.8L empat silinder segaris. Semburan tenaga varian ini mencapai 140 PS dengan torsi maksimum hingga 171 Nm.

Kedua, varian hybrid yang memadukan mesin bensin 1.8 L bertenaga 98 PS dan torsi 142 Nm dengan motor listrik bertenaga 72 PS dan torsi 162 Nm. Dengan teknologi ini, maka konsumsi bahan bakar mobil lebih irit namun tidak mengurangi performa dan keasyikan berkendara.

Toyota juga memberinya sederet fitur keamanan dan kenyamanan untuknya. Di antara fitur itu adalah sistem perangkat pengereman yang diimbuhi ABS+EBD, airbag 7 titik, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC), dan Emergency Brake Signal (EBS).

Kabin Toyota Corolla Cross dan atap yang menggunakan panoramic sunroof – dok.TAM

Selain itu ada sensor parkir di depan dan belakang, kamera parkir di belakang, serta immobilizer dan alarm. Corolla Cross juga sudah mengadopsi sistem smart keyless entry, AC dual zone, serta head unit 9 inci yang bisa terkoneksi dengan smartphone.

Bahkan, Toyota di Indonesia memberinya fitur khusus Near Field Communication (NFC) dan voice command.. “Sehingga, dengan NFC ini, pengguna kendaraan bisa mengecek saldo uang elektroniknya,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi.

Satu hal lagi, mobil yang dibanderol Rp 463,5 juta – Rp 521,5 juta ini juga dilengkapi moonroof. Bahkan, varian hybrid menggunakan fitur Power Back Door dengan Activated Kick Sensor.

Toyota Corolla Cross – dok.Toyota

Dengan teknologi itu, untuk membuka pintu belakang (bagasi) tak perlu dengan menngeser posisi handel pintu, tetapi cukup dengan mengayunkan kaki di bawah pintu belakang. Sehingga akan memudahkan bagi mereka yang ingin memasukan barang ke bagasi, karena tak perlu menaruh barang terlebih dulu lalu membuka pintu. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This