Ekspor Mobil 2017 Melesat 11%

Ekspor Mobil 2017 Melesat 11%
Ilustrasi ekspor mobil.

Jakarta, Motoris – Ekspor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) melejit 11% menjadi 224 ribu unit pada 2017, dibandingkan tahun sebelumnya 201 ribu unit. Tahun ini, ekspor mobil ditaksir stabil, yakni berkisar 224-225 ribu unit.

“Saya kira ekspor tahun ini tak jauh berbeda dari 2017,” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yongkie D Sugiarto, dilansir Investor Daily, hari ini.

Dia menuturkan, ekspor mobil dari Indonesia mengarah ke Asean dan beberapa negara di Arab Saudi. Ekspor masih didominasi MPV dan SUV, sedangkan sedan sangat rendah. Saat ini, hanya Toyota Indonesia yang mengekspor sedan dari Indonesia, yakni Vios.

Itu sebabnya, dia menuturkan, Gaikindo masih berharap pemerintah menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sedan kecil dari 30% menjadi 10%. Hal ini bisa memacu penjualan sedan di pasar domestik. Imbasnya, akan banyak pabrikan yang melokalisasi sedan di Indonesia.

Baca juga: Gaikindo dan Toyota Konservatif pada Pasar 2018

Ketika volume sudah tinggi, terbuka peluang untuk mengekspor sedan, lantaran harga bisa kompetitif. “Terus terang, permintaan sedan lebih tinggi di pasar global, ketimbang MPV,” ujar Yongkie.

Catatan Motoris, lonjakan ekspor mobil nasional tak lepas dari melesatnya ekspor Toyota Indonesia. Per November 2017, ekspor CBU Toyota mencapai 189.000 unit, naik 20% dibandingkan periode sama 2016 sebanyak 157.000 unit. Itu artinya, ekspor Toyota tahun lalu bisa menembus 200.000 unit. (gbr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This